Karakter safety player yang dimiliki Mahfud MD dikhawatirkan akan mengganggu kinerja tim kerja KMP. Hal ini berpotensi menghambat harapan utama Presiden RI untuk memajukan negara, memperkuat sektor-sektor strategis, serta menciptakan kehidupan bangsa yang sejahtera dan harmonis.
Kekhawatiran lain adalah loyalitas Mahfud MD yang mungkin masih tertuju pada kepentingan Luhut, Jokowi, dan kawan-kawannya seperti Erick Thohir, Sri Mulyani, Airlangga Hartarto, Muhaimin Iskandar, dan Tito Karnavian. Publik mempertanyakan kelanjutan proses hukum terkait dugaan pelanggaran sistem ekonomi yang merugikan keuangan negara yang melibatkan nama-nama tersebut.
Untuk mencegah situasi tidak kondusif di KMP, penting untuk menghindari manuver politik dari Mahfud MD yang dapat mengganggu kekompakan kinerja kabinet. Ambiguitas yang ditunjukkan berisiko merusak harapan masa depan bangsa dan negara yang sedang dirintis oleh Presiden Prabowo.
Artikel Terkait
Gelombang Mundur di OJK dan BEI, Isu Free Float Diduga Jadi Pemicu
Kaesang Menangis di Panggung Rakernas, Janjikan PSI Akan Jadi Partai Besar
Botol Pink Kosong dan Misteri N2O dalam Kasus Lula Lahfah
Polisi Ungkap Kronologi Terakhir Lula Lahfah, dari Kafe hingga Ditemukan Meninggal