Fahmi, Pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Pontianak, dalam sambutannya menekankan pentingnya mengenalkan Pontianak tidak hanya sebagai kota dagang, tetapi juga sebagai kota yang kaya budaya dan toleran.
"Pontianak ini kota yang tenang dan rukun. Bahkan ada masjid dan gereja berdampingan tanpa masalah. Inilah bukti Pontianak layak disebut kota paling toleran," kata Fahmi.
Mengembangkan Potensi Wisata Budaya Pontianak
Fahmi menambahkan bahwa kegiatan seperti Festival Adat Budaya diharapkan dapat menjadi daya tarik bagi masyarakat lokal maupun pendatang. "Ke depan, kami ingin Pontianak lebih dikenal lewat kekayaan adat dan budayanya," ujarnya.
Meski tanpa panggung megah, acara berlangsung hangat dan disaksikan oleh banyak penonton. Warga sekitar datang untuk menikmati sajian budaya sambil bersantai di area Taman Digulis Untan, menciptakan malam yang penuh warna dan keceriaan dalam rangkaian perayaan HUT Kota Pontianak.
Artikel Terkait
Sporting CP Balas Kekalahan 0-3 dengan Kemenangan Telak 5-0 ke Perempat Final Liga Champions
Fenerbahce Hajar Gaziantep 4-1, Kokohkan Posisi Puncak Klasemen
Jadwal Imsak Jogja Hari Ini Pukul 04.18 WIB, Disusul Azan Subuh 10 Menit Kemudian
Chelsea Terancam Tersingkir, Wajib Menang Besar atas PSG di Liga Champions