Tangkal Hoaks dan Perkuat Komunikasi Sosial
Brigjen Ade Ary menambahkan, di era digital yang penuh dengan arus informasi cepat, Bhabinkamtibmas dituntut untuk lebih tanggap terhadap potensi penyebaran berita palsu atau hoaks. Disinformasi semacam ini dapat memicu keresahan di tengah masyarakat.
"Kehadiran Bhabinkamtibmas yang aktif di tengah masyarakat mampu mencegah keresahan sebelum berkembang menjadi gangguan kamtibmas. Polri ingin memastikan setiap warga merasa aman dan terlindungi," jelasnya.
Selain itu, ditegaskan pula pentingnya memperkuat komunikasi sosial, mengenal karakteristik warga binaan, dan memanfaatkan teknologi untuk mendukung pelaporan yang cepat dan efisien.
Kolaborasi Masyarakat Kunci Keamanan Jakarta
Polda Metro Jaya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungannya. Kolaborasi yang erat antara warga, tokoh masyarakat, dan aparat kepolisian diyakini sebagai kunci utama terciptanya Jakarta yang aman dan nyaman untuk semua.
"Keamanan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi menjaga lingkungannya, saling peduli, dan saling melindungi," pungkas Kabid Humas.
Artikel Terkait
Pengeroyokan Guru di Jambi: Alarm Keras bagi Nalar dan Peradaban
Jet Tempur AS Tembak Jatuh Drone Iran di Dekat Kapal Induk, Ketegangan Laut Arab Kembali Meningkat
Bahasa Isyarat: Ketika Diam Bicara dan Gerakan Menyair
Indonesia Siap Bangun Kampung Haji Eksklusif di Dekat Masjidil Haram