Banjir Semarang Lumpuhkan Jalur KA Semarang Tawang - Alastua, KAI Terapkan Penanganan Khusus
Hujan deras yang melanda Kota Semarang sejak pagi hari menyebabkan genangan air tinggi di jalur kereta api antara Stasiun Semarang Tawang dan Stasiun Alastua. Kejadian banjir di Semarang ini mengakibatkan gangguan signifikan terhadap operasional perjalanan kereta api jarak jauh.
Tinggi Genangan Air di Rel Mencapai 12 Centimeter
Menurut Franoto Wibowo, Manajer Humas KAI Daop 4 Semarang, genangan air terjadi di jalur KM 2 8/9 dengan ketinggian yang mengkhawatirkan. Pada jalur hulu, air mencapai 8,5 cm di atas kepala rel, sementara di jalur hilir genangan bahkan lebih tinggi hingga 12 cm. Kondisi ini terus memburuk dari pukul 10.12 WIB hingga 14.00 WIB.
Langkah KAI Jamin Keselamatan Penumpang
Untuk mengatasi gangguan kereta api akibat banjir ini, KAI Daop 4 Semarang mengambil langkah-langkah strategis. Petugas dikerahkan untuk pemantauan intensif terhadap ketinggian air, stabilitas jalur, dan kondisi drainase sekitar rel. Langkah ini merupakan komitmen KAI dalam menjaga keselamatan perjalanan kereta api di kondisi cuaca ekstrem.
Operasional Lokomotif Khusus untuk Atasi Banjir
KAI mengoperasikan Lokomotif Diesel Hidrolik BB 304 yang memiliki kemampuan melintas di jalur tergenang. Lokomotif ini menggantikan lokomotif reguler yang hanya mampu melalui genangan maksimal 7,5 cm. Seluruh kereta api yang melintas di rute Semarang Tawang-Alastua kini dioperasikan dengan lokomotif khusus ini dengan kecepatan terbatas maksimal 10 km/jam.
Dampak Gangguan: Keterlambatan Perjalanan KA
Gangguan operasional ini berdampak langsung pada jadwal perjalanan. Kereta Api 2 Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasarturi menjadi KA pertama yang ditarik menggunakan Lokomotif BB 304 dan mengalami keterlambatan sekitar 63 menit. KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat keterlambatan ini.
KAI terus melakukan pemantauan real-time dan menyiagakan petugas untuk memastikan keamanan dan keselamatan perjalanan kereta api tetap terjaga meski dalam kondisi cuaca yang tidak menentu.
Artikel Terkait
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan
Polisi Bongkar Judi Online Skala Besar di Batam, Dua Tersangka Kelola Lebih dari 200 Ribu Akun
Penundaan 11 Jam Sriwijaya Air SJ-581, Penumpang Mengeluhkan Minimnya Kompensasi dan Komunikasi
PSM Makassar Kalahkan Bhayangkara 2-1, Modal Penting Jauhi Zona Degradasi Liga 1