Waspada! 27 Wilayah di Jabar Masuk Status DARURAT Bencana Hingga 2026, Ini Daftarnya

- Senin, 27 Oktober 2025 | 12:24 WIB
Waspada! 27 Wilayah di Jabar Masuk Status DARURAT Bencana Hingga 2026, Ini Daftarnya
Status Siaga Darurat Bencana Jawa Barat 2025-2026: Daftar 27 Wilayah & Info Penting

Siaga Darurat Bencana Jawa Barat: 27 Kabupaten/Kota Waspada Hingga April 2026

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, secara resmi telah menetapkan status siaga darurat bencana untuk seluruh 27 kabupaten dan kota di Provinsi Jawa Barat. Keputusan ini tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur Nomor 360/Kep.626-BPBD/2025 yang ditandatangani pada Minggu, 26 Oktober.

Penyebab dan Potensi Bencana

Kebijakan ini diambil berdasarkan prediksi curah hujan tinggi hingga sangat tinggi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Kondisi cuaca ekstrem ini berpotensi memicu berbagai bencana hidrometeorologi, seperti:

  • Banjir dan banjir bandang
  • Tanah longsor
  • Cuaca ekstrem
  • Gelombang ekstrem dan abrasi

Daftar 27 Kabupaten dan Kota dalam Status Siaga

Status siaga darurat bencana ini berlaku di seluruh wilayah administratif Jawa Barat, yang mencakup 18 kabupaten dan 9 kota berikut:

  • Kabupaten: Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sukabumi, Sumedang, Tasikmalaya.
  • Kota: Bandung, Banjar, Bekasi, Bogor, Cimahi, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya.

Periode Berlaku dan Sumber Pembiayaan

Masa status siaga darurat bencana ditetapkan berlaku dalam jangka panjang, yaitu dari 15 September 2025 hingga 30 April 2026.

Selama periode siaga ini, pembiayaan untuk kegiatan pencegahan dan penanggulangan bencana akan dialokasikan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Barat serta sumber pendanaan lain yang sah dan legal sesuai peraturan perundang-undangan.

Keputusan ini juga memperkuat hasil Rapat Koordinasi Penanganan Darurat Bencana, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam menghadapi ancaman bencana di musim penghujan.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar