Mobil Maung Pindad Jadi Kendaraan Dinas, DPR Siap Dukung Produk Dalam Negeri
Wakil Ketua DPR Saan Mustopa menyambut positif arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penggunaan mobil Maung Pindad sebagai kendaraan dinas menteri. Ia menegaskan pimpinan DPR juga terbuka menggunakan kendaraan produksi dalam negeri tersebut.
"Kalau mobil Maung yang dipakai presiden menjadi mobil dinasnya, mobil hariannya diikuti oleh menteri, bahkan diikuti oleh nanti pimpinan DPR, menurut saya itu hal yang positif," ujar Saan di NasDem Tower, Jakarta, Sabtu (25/10).
Menurut Saan, kebijakan penggunaan mobil Maung Pindad sebagai kendaraan dinas pemerintah merupakan bentuk dukungan konkret terhadap produk dalam negeri. Langkah ini dinilai mampu meningkatkan kebanggaan nasional terhadap industri otomotif lokal.
"Kita dengan senang hati sebenarnya apa kan ini adalah bentuk kebanggaan terhadap produk Indonesia ya, Pindad lah," jelasnya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dalam Sidang Kabinet Paripurna pada Senin (20/10) secara tegas meminta seluruh menteri Kabinet Merah Putih menggunakan mobil Maung sebagai kendaraan dinas. Meski demikian, presiden memperbolehkan penggunaan mobil lain di luar jam dinas.
"Sebentar lagi Saudara-Saudara semua harus pakai Maung, saya enggak mau tahu tuh," tegas Prabowo dalam pidatonya.
Presiden menambahkan dengan gaya khasnya, "Yang mobil-mobil bagus pakai kalau libur saja. Ya pada saat saya tak panggil kau, bolehlah pakai mobil itu," sambungnya diselingi tawa.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Anjlok Rp35.000 per Gram dalam Sehari, Buyback Ikut Terkoreksi
Polisi Periksa Tiga Terduga Pelaku Pengeroyokan Imam Masjid di Palopo
Everton Vs Manchester City 3-3: Drama Enam Gol, Doku Selamatkan The Citizens di Menit Akhir
Truk Tangki Modifikasi Muat 5 Ton Solar Terguling, Puluhan Kecelakaan Beruntun di Bangkalan