8 Tersangka Kasus Meninggalnya Mahasiswa Unila: Kronologi dan Fakta Terbaru
Polda Lampung telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan yang menimpa Pratama Wijaya Kesuma, seorang mahasiswa Universitas Lampung (Unila). Pratama meninggal dunia beberapa bulan setelah mengikuti kegiatan pendidikan dasar (Diksar) Mahasiswa Pecinta Alam (Mahepal) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unila.
Lokasi dan Kronologi Kejadian
Kegiatan Diksar Mahepal yang menjadi sorotan ini digelar di Desa Talang Mulya, Kabupaten Pesawaran, pada bulan November 2024. Keluarga korban kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian pada 3 Juni 2025, yang kemudian memicu penyelidikan mendalam.
Identitas Para Tersangka
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Lampung, Kombes Pol Indra Hermawan, mengonfirmasi bahwa kedelapan tersangka berasal dari panitia dan alumni Mahepal. Mereka berinisial AA, AF, AS, SY, DAP, PL, RAN, dan AI.
Jenis Penganiayaan yang Terjadi
Meskipun penyebab kematian utama bukanlah penganiayaan, polisi menemukan bukti kuat adanya tindak kekerasan selama Diksar berlangsung. "Kami menemukan bukti adanya penganiayaan terhadap korban dan peserta lainnya. Ini termasuk tindakan menampar, menendang, menyeret, hingga memaksa peserta melakukan push-up dan sit-up yang menyakitkan," jelas Indra pada Jumat (24/10/2025).
Penyebab Kematian dan Temuan Ekshumasi
Berdasarkan hasil ekshumasi jenazah, disimpulkan bahwa Pratama Wijaya Kesuma meninggal karena tumor otak. Namun, temuan ini tidak menafikan fakta bahwa terjadi kekerasan fisik sistematis selama kegiatan berlangsung.
Komitmen Polda Lampung
Polda Lampung menegaskan komitmennya untuk melanjutkan proses hukum secara profesional dan transparan. Penyidik juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pelaku lain dalam kasus ini.
Artikel Terkait
Kemenag Pastikan Pendidikan 252 Santri Ponpes di Pati Tetap Berlanjut Pasca Penutupan Akibat Kasus Pencabulan
Kapal Kargo Tabrak Perahu Nelayan di Perairan Kalianda, Satu Orang Hilang
Aston Villa Wajib Menang di Kandang demi Balas Defisit atas Nottingham Forest di Semifinal Liga Europa
Korban Curanmor Diteriaki Begal saat Minta Tolong, Pelaku Mengaku Polisi