Pakar Hukum Desak Transparansi Latar Belakang Pendidikan Wapres Gibran
Pakar Hukum Tata Negara Feri Amsari menekankan pentingnya transparansi latar belakang pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Menurutnya, masyarakat berhak mengetahui riwayat pendidikan pejabat negara secara jelas, terutama untuk posisi wakil presiden.
Pertanyaan Publik Perlu Dijawab Terbuka
Feri menyatakan bahwa pertanyaan publik mengenai durasi dan jenjang pendidikan Gibran di Singapura dan Australia perlu dijawab secara terbuka. Keterbukaan ini diperlukan untuk menghindari spekulasi yang berkepanjangan.
Klaim Mengenai Pendidikan di Lembaga Bahasa
Feri mengungkapkan informasi bahwa Gibran pernah menempuh pendidikan di Insearch, lembaga bahasa di bawah University of Technology Sydney (UTS). Menurut penjelasannya, Insearch berfungsi sebagai lembaga persiapan bahasa untuk masuk universitas.
Status Sertifikat versus Ijazah Formal
Ditegaskan Feri, dokumen dari lembaga seperti Insearch seharusnya berupa sertifikat kursus, bukan ijazah setara pendidikan formal. Sertifikat tersebut tidak dapat disamakan dengan tingkat pendidikan formal seperti SMA di Indonesia karena perbedaan proses pembelajaran.
Pentingnya Keterbukaan Dokumen Pendidikan
Feri menilai pemerintah dan pihak terkait perlu membuka kejelasan dokumen pendidikan Gibran untuk mengakhiri polemik yang berlarut. Transparansi dianggap sebagai langkah bijak untuk menyelesaikan perdebatan publik yang terus terjadi.
Artikel Terkait
Guru Besar Unair Sorot Runtuhnya Kepercayaan Akademis, Desak Jokowi Buka Ijazah
Kapolda DIY Buka Suara soal Penonaktifan Kapolresta Sleman
Modus Uang Palsu di Balik Receh, Gerai Pulsa Tembung Dua Kali Jadi Korban
Janji Cerah Menkeu Baru, Defisit APBN Tetap Merah di Angka Rp638,8 Triliun