Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza menerima 55 jenazah tak teridentifikasi dari pihak Israel untuk dikuburkan tanpa nama. Kondisi ini menyoroti krisis kemanusiaan di Gaza yang semakin memprihatinkan.
Setiap jenazah mewakili seorang manusia yang pernah hidup dengan kenangan, senyum, dan impian. Mereka memiliki keluarga yang merindukan dan mencintai mereka. Kini identitas mereka hilang, menjadikan tubuh mereka sebagai bukti bisu dari agresi yang terjadi.
Kehilangan identitas para korban ini memperparah trauma kemanusiaan di Palestina. Banyak organisasi menyerukan respons global terhadap situasi ini.
Masyarakat internasional didorong untuk terus menyuarakan dukungan, melakukan boikot, dan mengirimkan bantuan kemanusiaan. Setiap tindakan dapat membantu meringankan penderitaan rakyat Palestina.
Bagi yang ingin berkontribusi, kunjungi tautan bantuan kemanusiaan: s.id/IndonesiaKuatkanPalestina
Artikel Terkait
Utusan AS dan Rusia Gelar Pembicaraan Rahasia di Florida, Bahas Jalan Damai Ukraina
Balita 4 Tahun di Cilacap Tewas Dibunuh dan Dilecehkan oleh Tetangga Sendiri
Serangan Udara di Gaza Tewaskan 28 Warga, Seperempatnya Anak-anak
Drama dan Kebaikan di Balik Sesaknya Gerbong KRL