Mantan Tim Sukses Jokowi Bongkar Kecurigaan Mencurigakan Soal Ijazah: Ini yang Bikin Mereka Terkejut!

- Kamis, 23 Oktober 2025 | 15:20 WIB
Mantan Tim Sukses Jokowi Bongkar Kecurigaan Mencurigakan Soal Ijazah: Ini yang Bikin Mereka Terkejut!

Polemik Ijazah Jokowi: Kecurigaan Foto Sudah Ada Sejak 2012, Ungkap Tim Sukses

Isu dugaan ijazah palsu mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali mencuat. Sorotan utama tertuju pada kejanggalan di ijazah Fakultas Kehutanan UGM miliknya, dengan Roy Suryo sebagai salah satu pengkritik yang vokal.

Kali ini, Roy Suryo bersama Yulianto Widirahardjo, mantan anggota Tim Sukses Jokowi-Pasangan pada Pilkada DKI Jakarta 2012, mengungkap fakta baru. Mereka membongkar bahwa kecurigaan terhadap foto pada ijazah Jokowi ternyata telah muncul sejak 12 tahun lalu, tepatnya pada tahun 2012.

Kala itu, Jokowi diusung oleh PDIP dan didukung Partai Gerindra untuk maju sebagai calon Gubernur DKI Jakarta. Yulianto Widirahardjo, yang juga mantan Ketua KIP DKI Jakarta, mengaku ada obrolan singkat di dalam tim mengenai ketidakcocokan foto di ijazah.

Dalam video channel YouTube Sentana TV berjudul "Ternyata Sudah Tau Dari Dulu! Kesaksian Tim Sukses Gubernur DKI 2012 Soal Ijazah Jokowi!", Yulianto mengungkapkan kecurigaan timnya. "Salah satu pemberkasan itu, muncul obrolan kayak gini, kok fotonya bukan seperti sosok Jokowi ya," ujarnya.

Roy Suryo menegaskan bahwa pembicaraan ini terjadi lama, bukan isu yang baru dibuat-buat. "Benar pernah terjadi tahun 2012 pembicaraan itu? Jadi bukan sekarang ya? Dari tahun 2012 saja orang-orang sudah curiga. Ini penting nih," tanyanya.

Yulianto membenarkan hal tersebut. Ia menambahkan bahwa saat itu kecurigaan itu tidak ditindaklanjuti serius karena fokus utama partai adalah proses pengusungan calon. "Cuma saat itu emang nggak peduli soal begitu. Yang penting waktu itu bagaimana PDIP bisa mengusung calon saja kan," jawabnya.

Simak video lengkap kesaksiannya di bawah ini:

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar