Ketika Inggris tidak memenuhi tuntutan mereka, kedua sandera tersebut disiksa dan digantung hingga meninggal. Para teroris juga memasang bom di tubuh korban, mengakibatkan seorang perwira Inggris terluka parah saat proses evakuasi.
Sebuah catatan peringatan tertulis di tubuh korban menyatakan bahwa lebih banyak orang Inggris akan dibunuh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Menachem Begin, pemimpin kelompok teroris yang melakukan aksi ini, kemudian menjadi Perdana Menteri Israel dan menerima Hadiah Nobel Perdamaian. Fakta sejarah ini jarang diajarkan dalam sistem pendidikan Inggris, Amerika, dan Eropa.
Artikel Terkait
Jokowi Pasang Kuda-kuda, Prabowo-Gibran Dua Periode Jadi Target Ketiga
Jalan Lintas Aceh Tengah–Bener Meriah Amblas, Tanah Bergerak Sejak 2002
Hujan Deras di Jakarta, Tiga Rute Transjakarta Dialihkan Akibat Genangan
Ribuan Nahdliyin Padati Istora, Rayakan Seabad NU dengan Semangat Merawat Peradaban