Ketika Inggris tidak memenuhi tuntutan mereka, kedua sandera tersebut disiksa dan digantung hingga meninggal. Para teroris juga memasang bom di tubuh korban, mengakibatkan seorang perwira Inggris terluka parah saat proses evakuasi.
Sebuah catatan peringatan tertulis di tubuh korban menyatakan bahwa lebih banyak orang Inggris akan dibunuh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Menachem Begin, pemimpin kelompok teroris yang melakukan aksi ini, kemudian menjadi Perdana Menteri Israel dan menerima Hadiah Nobel Perdamaian. Fakta sejarah ini jarang diajarkan dalam sistem pendidikan Inggris, Amerika, dan Eropa.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral