Bagaimana Israel Diciptakan oleh Terorisme: Fakta Sejarah yang Terlupakan
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa mengakui negara Palestina sama dengan "memberikan ganjaran kepada terorisme Hamas." Namun pernyataan ini bertolak belakang dengan fakta sejarah pendirian Israel sendiri.
Israel didirikan oleh kelompok teroris Yahudi Eropa yang melakukan pembersihan etnis terhadap hampir satu juta warga Palestina pada tahun 1940-an. Kelompok ini juga bertanggung jawab atas pembunuhan 712 warga sipil, diplomat, dan tentara Inggris selama era Mandat.
Berdasarkan laporan koran Daily Express edisi 1 Agustus 1947, peristiwa yang dikenal sebagai "Peristiwa Sersan" mencatat bagaimana teroris Yahudi membunuh 83 tentara Inggris dan menculik 2 orang lainnya sebagai tebusan.
Ketika Inggris tidak memenuhi tuntutan mereka, kedua sandera tersebut disiksa dan digantung hingga meninggal. Para teroris juga memasang bom di tubuh korban, mengakibatkan seorang perwira Inggris terluka parah saat proses evakuasi.
Sebuah catatan peringatan tertulis di tubuh korban menyatakan bahwa lebih banyak orang Inggris akan dibunuh jika tuntutan mereka tidak dipenuhi.
Menachem Begin, pemimpin kelompok teroris yang melakukan aksi ini, kemudian menjadi Perdana Menteri Israel dan menerima Hadiah Nobel Perdamaian. Fakta sejarah ini jarang diajarkan dalam sistem pendidikan Inggris, Amerika, dan Eropa.
Artikel Terkait
Orang Tua Kapten Kapal MT Honour 25 Cemas, Pemerintah Upayakan Mediasi dengan Perompak Somalia
Pria Diduga Gangguan Jiwa Gali Makam di Simalungun, Jenazah Korban Ditemukan 15 Meter dari Liang Lahat
Met Gala 2026 Usung Tema ‘Fashion Is Art’, Beyoncé hingga Rihanna Curi Perhatian
Harga Emas Antam Anjlok Rp35.000 per Gram dalam Sehari, Buyback Ikut Terkoreksi