Israel dilaporkan memblokir masuknya tim bantuan Turki ke Gaza, dengan alasan tidak membutuhkan kru tambahan. Otoritas Israel menegaskan Hamas mampu mengembalikan jenazah tawanan tanpa bantuan luar.
Brigade Al-Qassam menyatakan telah menyerahkan semua jenazah yang dapat diakses, sementara pengambilan jenazah tersisa memerlukan peralatan khusus. Langkah Turki ini menguatkan peran Ankara dalam upaya rekonstruksi Gaza pasca-gencatan senjata.
Artikel Terkait
Anggota DPRD Pelalawan Ditetapkan Tersangka, Ijazah SD-SMP Diduga Palsu
Gibran Lesehan di Ruang Kelas yang Porak-Poranda, Dengarkan Jeritan Guru dan Siswa Korban Banjir
Iran Terpojok, Larijani Cari Solusi di Kremlin
Hoaks di Media Sosial: Jerat Hukum Keonaran dari Zaman Merdeka hingga Era Digital