Pencapaian dan Janji di Masa Depan
Menurut Hamas, berkat keteguhan rakyat Palestina, sebuah pencapaian nasional telah terwujud melalui kesepakatan yang menghentikan agresi dan memungkinkan pertukaran tawanan dengan nama "Banjir Kebebasan". Kesepakatan ini disebut mengembalikan kebebasan bagi 1.968 tawanan Palestina.
Hamas menegaskan bahwa kemartiran Sinwar dan para pemimpin lainnya hanya akan meningkatkan tekad untuk melanjutkan perjuangan. Mereka berjanji untuk tetap setia pada darah para syahid dan terus mengibarkan panji perlawanan hingga berdirinya negara Palestina yang berdaulat dengan Yerusalem sebagai ibu kota.
Until the last pulse in his veins, he resisted
The mastermind of the Flood, architect and poet of the resistance, vanquisher of nuclear empire, liberated prisoner, eternal commander, martyr Yahya Sinwar
29 October 1962 – 16 October 2024
pic.twitter.com/FNSqpyIukD
Sumber artikel asli: Portal-Islam.id
Artikel Terkait
Damaskus Umumkan Gencatan Senjata Penuh dengan Pasukan Kurdi
Tiga Penerbangan Modifikasi Cuaca Diterbangkan untuk Tahan Banjir Jakarta
Gerakan Rakyat Resmi Berkibar Jadi Partai, Sahrin Hamid Pimpin Transformasi
Harapan dan Doa di Pondok Bambu untuk Yoga, Korban Hilang Pesawat Maros