Deretan Jet Tempur China Ini Akan Jadi Andalan Baru Pertahanan Udara RI

- Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:25 WIB
Deretan Jet Tempur China Ini Akan Jadi Andalan Baru Pertahanan Udara RI

Jet Tempur Chengdu J-10 China Segera Tiba di Jakarta, Perkuat Alutsista TNI

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan bahwa jet tempur Chengdu J-10 milik China bakal segera tiba di Jakarta. Penguatan alat utama sistem senjata (alutsista) ini merupakan bagian dari upaya TNI untuk memodernisasi pertahanan Indonesia.

“Segera terbang di Jakarta,” ungkap Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, pada Rabu, 15 Oktober 2025. Kedatangan jet tempur ini beriringan dengan rencana akuisisi kapal induk Giuseppe Garibaldi dari Italia.

Kajian Pengadaan Alutsista oleh TNI

Brigjen TNI Frega Wenas Inkiriwang, Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, sebelumnya menjelaskan bahwa pengadaan kedua alutsista ini masih dalam tahap kajian mendalam oleh TNI. Proses ini untuk memastikan Indonesia mendapatkan peralatan terbaik yang sesuai dengan kebutuhan pertahanan.

“Kami masih menunggu pengkajian dari TNI AL untuk plus minusnya, termasuk juga beberapa faktor lainnya,” ujar Frega pada bulan September lalu. Pernyataan ini menegaskan bahwa proses akuisisi dilakukan dengan pertimbangan yang matang.

Spesifikasi dan Kemampuan Chengdu J-10

Pesawat Tempur Chengdu J-10 adalah jet tempur generasi keempat China yang dikembangkan oleh Chengdu Aircraft Industries Corporation sejak 1988. Jet ini memiliki kemampuan tempur yang tangguh, baik dalam pertempuran udara ke udara maupun udara ke permukaan.

Dilengkapi dengan 11 slot senjata dan radar pulse-doppler yang canggih, Chengdu J-10 mampu melacak hingga 10 target secara bersamaan, menjadikannya aset strategis untuk memperkuat pertahanan udara Indonesia.

Sumber Artikel Asli: https://rmol.id/amp/2025/10/15/683309/jet-tempur-asal-china-segera-perkuat-pertahanan-udara-ri-

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar