Viral! Lurah di Medan Didorong Massa hingga Jatuh ke Parit, Ini Kronologinya

- Selasa, 14 Oktober 2025 | 10:50 WIB
Viral! Lurah di Medan Didorong Massa hingga Jatuh ke Parit, Ini Kronologinya

Detik-detik Lurah di Medan Didorong Warga hingga Jatuh ke Parit, Videonya Viral

Sebuah video yang memperlihatkan detik-detik Lurah Perintis, Kecamatan Medan Timur, Muhammad Fadli, didorong hingga jatuh ke dalam parit oleh seorang warga menjadi viral di media sosial. Insiden ini terjadi di Jalan Madupuro, Medan, pada Selasa, 14 Oktober 2025.

Kejadian bermula ketika Fadli bersama tim kelurahan sedang melakukan pembongkaran terhadap polisi tidur ilegal yang terbuat dari ban bekas. Polisi tidur ini kerap dikeluhkan oleh sejumlah warga setempat.

Dalam video yang beredar, terlihat Lurah Fadli mengenakan pakaian dinas sambil memegang linggis. Seorang warga kemudian tampak melakukan protes keras, berusaha menghalangi pekerjaan pembongkaran dan bahkan mencoba memasang kembali ban bekas tersebut.

Suasana pun memanas dan memicu perdebatan sengit antara keduanya. Ketika aksi saling tarik-menarik ban bekas terjadi, tanpa disengaja sebuah dorongan membuat Lurah Fadli kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke dalam parit di pinggir jalan.

Setelah insiden itu, Fadli berhasil keluar dari parit dengan kondisi pakaian dinas yang kotor dan basah oleh air serta lumpur hitam. Dalam video, ia terlihat memeriksa lehernya dan kemudian membawa warga yang mendorongnya tersebut.

Akibat insiden ini, tangan Fadli dilaporkan mengalami pembengkakan. Ia telah menjalani pemeriksaan visum di Rumah Sakit Bhayangkara Medan untuk memastikan kondisinya.

Polisi Tidur Ilegal: Akar Masalah yang Sering Diabaikan

Kasus ini menyoroti masalah klasik mengenai polisi tidur ilegal di permukiman warga. Banyak warga yang memasang polisi tidur secara mandiri dengan tujuan mengurangi kecepatan kendaraan di sekitar rumah mereka.

Namun, polisi tidur buatan warga sering kali tidak memenuhi standar keamanan dan justru membahayakan pengguna jalan. Menurut peraturan Kementerian Perhubungan, pembuatan polisi tidur harus memenuhi syarat tertentu, seperti ketinggian maksimal 12 cm dan kemiringan yang ditentukan, serta wajib mendapatkan izin dari otoritas berwenang.

Pemasangan polisi tidur tanpa izin tidak hanya berpotensi merusak kendaraan dan jalan, tetapi juga dapat memicu konflik horizontal di masyarakat, seperti yang terjadi di Medan Timur ini.

Sumber artikel asli: https://sumut.suara.com/read/2025/10/14/102744/detik-detik-lurah-di-medan-didorong-warga-hingga-jatuh-ke-parit-videonya-viral?

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar