Kepercayaan yang diberikan Dina berakhir tragis. Di rumah Herianto, ritual yang dijanjikan berubah menjadi jebakan maut. Pelaku menghabisi nyawa korban, lalu dengan dingin membuang jasadnya ke aliran Sungai Citarum.
Namun, air tidak bisa menyimpan rahasia selamanya. Keesokan harinya, jasad Dina ditemukan warga, memulai penyelidikan yang mengungkap kebenaran mengerikan di balik kematiannya.
Penangkapan Cepat dan Motif Pelaku
Tim Polres Karawang bergerak cepat dan berhasil menangkap Herianto kurang dari 24 jam di tempat kerjanya, Alfamart Rest Area KM 72A. Dari hasil interogasi, terungkap motif pelaku yang sederhana namun tragis: uang dan barang milik korban.
Kasus pembunuhan Dina Oktaviani ini menjadi pelajaran pahit bahwa kepercayaan bisa berubah menjadi racun ketika diberikan kepada orang yang salah. Keluarga dan rekan kerja Dina masih berduka, mengenang gadis yang terlalu baik untuk dikhianati.
Sumber: Dari Galau Berujung Kematian, Tragedi Dina Oktaviani Gegerkan Karawang
Artikel Terkait
Tangkap Maduro, Buka Kotak Pandora: AS Terjebak dalam Labirin Venezuela
Pramono Anung Terkesima, Sebut Perayaan Natal DKI 2025 Paling Meriah
Dua Musuh Abadi Umat Islam: Dari Sistem Hingga Bisikan Halus
KPK Periksa Mantan Kajari Bekasi Terkait Kasus Ijon Proyek Ade Kuswara