Jagat media sosial dihebohkan dengan adanya sebuah video pendek yang diunggah di media sosial terkai pelayanan Puskesmas Kwanyar, Bangkalan, Jawa Timur.
Dalam narasi video pendek yang beredar di media sosial, seorang pasien merasa kesal lantaran sudah menunggu dua jam untuk menebus obat yang ada di pukesmas tersebut.
Di lokasi layanan obat memang tidak terlihat adanya petugas yang sedang berjaga.
"Banyak yang nyari mau menebus obat tapi petugas tidak ketemu. Katanya mau ke mushola tapi tidak ada," ujar dalam video rekaman.
Memang, petugas yang sedang berjaga sedang pergi ke mushola dan pergi ke warung untuk membeli kopi.
Ternyata, Kepala Puskesmas Kwanyar, Rudi Hartono membenarkan bahwa petugas yang sedang piket itu pergi ke warung untuk membeli kopi karena ngantuk saat berjaga.
Namun, biasanya orang sedang berjaga itu memberitahu kepada rekannya jika memang ada keperluan untuk keluar sebentar membeli sesuatu.
"Awalnya ke mushola, karena merasa ngantuk, ia pergi ngopi ke warung," ujar Rudi.
Tentunya, kata Rudi, hal ini menjadi bahan evaluasi kedepannya agar hal serupa tidak terulang kembali.
Tentunya, aksi ini mendapatkan protes dari wargnet dan menyayangkan kejadian tersebut.
Sumber: era
Foto: Pasien sedang menebus obat di Puskesmas Kwanyar, Bangkalan, Jawa Timur. Tapi, petugas yang sedang berjaga tidak ada di lokasi. (tangkap layar @Bangkalanterkini)
Artikel Terkait
560 Narapidana Lansia Terima Remisi Hingga Enam Bulan di Hari Lanjut Usia Nasional 2026
Polda Jateng Bekuk 105 Pelaku Kejahatan Jalanan Sepanjang Mei 2026
Peserta Paskibraka Sulsel yang Terseret Polemik Seleksi Dapat Beasiswa Penuh Kuliah di Luar Negeri
BMKG Peringatkan Potensi Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Sulawesi Selatan, 30 Mei 2026