Jason Donovan Yusuf Pecah Dominasi, Sumbang Emas Perdana untuk Indonesia di SEA Games 2025

- Kamis, 11 Desember 2025 | 10:25 WIB
Jason Donovan Yusuf Pecah Dominasi, Sumbang Emas Perdana untuk Indonesia di SEA Games 2025

Kolam renang SEA Games 2025 di Bangkok langsung dihebohkan oleh sebuah kejutan. Di hari pertama cabang olahraga akuatik, seorang debutan muda Indonesia, Jason Donovan Yusuf, tiba-tiba melesat menjadi juara. Ia menyabet medali emas dari nomor 100 meter gaya punggung putra, sebuah pencapaian yang langsung menyuntikkan semangat bagi kontingen Merah Putih.

Final yang digelar Rabu (10/12/2025) itu benar-benar menegangkan. Jason harus berhadapan dengan tujuh perenang tangguh dari Singapura, Filipina, Malaysia, dan Thailand negara-negara yang biasa mendominasi podium. Tapi siapa sangka? Dengan catatan waktu 55,08 detik, ia justru keluar sebagai yang tercepat. Dominasi lama pun akhirnya terpatahkan.

Hebatnya, Indonesia tak cuma puas dengan satu medali. Farrel, rekan setim Jason, berhasil mengamankan posisi kedua dan membawa pulang perak. Kombinasi satu-dua ini jelas sebuah pernyataan: kekuatan baru renang Indonesia di Asia Tenggara sedang bangkit.

Jason sendiri mengaku tak menyangka akan meraih hasil secemerlang ini di ajang pertamanya.

“Perasaannya senang banget bisa menyumbang emas untuk Indonesia di hari pertama SEA Games. Enggak nyangka juga bisa dapat medali emas, padahal ini SEA Games pertama aku dan bisa langsung dapat emas,” ujar Jason, masih terlihat takjub.

Namun begitu, ambisinya belum berhenti. Masih ada beberapa nomor lain yang akan ia terjuni.

“Besok (hari ini) masih ada 50m punggung dan 50m bebas, harapannya bisa menjadi yang lebih baik dari hari ini,” tambahnya penuh keyakinan.

Pujian Mengalir Deras

Langkah mengejutkan Jason langsung disambut meriah oleh petinggi akuatik nasional. Harlin E. Rahardjo, Ketua Harian PB Akuatik Indonesia, tak bisa menyembunyikan kebanggaannya.

“Luar biasa! Ini kejutan yang menggembirakan, semoga ini bisa membuka keran medali untuk atlet-atlet akuatik lainnya,” kata Harlin dengan semangat.

Ia berharap prestasi ini bisa memacu atlet muda lain. “Buat atlet-atlet muda seperti Jason tidak perlu takut sama lawan walau masih muda, justru bisa bikin kejutan.”

Dari sisi manajemen tim, Wisnu Wardhana melihat ini sebagai buah dari proses panjang. Persiapan bertahun-tahun akhirnya membuahkan hasil.

“Alhamdulillah, sebetulnya dalam hati kita berharap Jason bisa mencuri. Ternyata benar dia adalah pencuri ulung yang bisa mencuri medali emas dan mengalahkan juara bertahan di nomor ini,” ucap Wisnu.

Ia pun menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak, mulai dari Ketua Umum PB Akuatik Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Menpora Erick Thohir, hingga Presiden NOC Raja Sapta Oktohari. Dukungan itu, katanya, vital bagi kemajuan akuatik Indonesia selama delapan tahun terakhir.

Momentum ini tentu ingin dijaga. Pada Kamis (11/12/2025), tim renang Indonesia akan kembali bertanding di sejumlah nomor, seperti 50m gaya punggung putra/putri, 50m gaya bebas putra, dan beberapa nomor lainnya. Dengan semangat yang sedang membara, harapan untuk menambah koleksi medali semakin nyata.

Mari terus dukung perjuangan atlet-atlet Indonesia di SEA Games 2025. Setiap perlombaan adalah sejarah baru yang mereka tulis untuk bangsa.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar