MURIANETWORK.COM - Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) yang juga merupakan kader Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dilaporkan ditangkap dan ditahan oleh aparat kepolisian saat menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI pada Kamis (9/5/2025).
Aksi yang diinisiasi oleh mahasiswa dan kader IMM tersebut bertujuan menyuarakan tuntutan pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang menurut mereka telah melanggar etika dan prinsip demokrasi dalam proses pencalonannya.
Namun, unjuk rasa yang berlangsung secara damai itu berubah tegang ketika aparat kepolisian membubarkan massa secara paksa.
Menurut laporan sejumlah saksi di lapangan, beberapa peserta aksi mengalami tindakan represif, dan sedikitnya enam orang mahasiswa diamankan aparat.
Hingga hari ini, Minggu, 11 Mei 2025, keberadaan mereka belum diketahui secara pasti. Pihak keluarga dan organisasi IMM juga mengaku belum mendapat informasi resmi terkait lokasi penahanan maupun kondisi para mahasiswa tersebut.
Sungguh prihatin atas kriminalisasi terhadap aktivis mahasiswa. "Kami mengecam keras tindakan penangkapan ini. Aksi tersebut merupakan bentuk kebebasan berekspresi yang dijamin oleh konstitusi. Sampai saat ini, tidak ada kejelasan dari kepolisian soal di mana dan bagaimana kondisi kawan-kawan kami," kata peserta demonstrasi yang tidak ditahan kepada Monitorindonesia.com, Minggu (11/5/2025).
Hingga saat ini pihak kepolisian belum memberikan keterangan resmi. IMM bersama organisasi mahasiswa lainnya berencana mengajukan pendampingan hukum dan melakukan aksi lanjutan untuk menuntut pembebasan rekan-rekan mereka.
Peristiwa ini kembali menjadi sorotan publik terkait ruang kebebasan sipil yang semakin menyempit di tengah dinamika politik nasional.
Sumber: monitor
Artikel Terkait
Ledakan Petasan di Balon Udara Blitar Tewaskan Pemuda, Lukai Dua Anak
Perindo Sultra Kurban Lima Sapi untuk Warga Kurang Mampu di Kendari
Atta Halilintar Sebar 12 Ekor Sapi Kurban ke Sejumlah Daerah di Jawa Barat
Ria Ricis Buka Suara soal Operasi Hidung: Bukan demi Estetika, tapi karena Gangguan Pernapasan Akibat Tulang Bengkok