MURIANETWORK.COM - Ketua Majelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Al Jufri, menegaskan pentingnya membangun masyarakat berkualitas untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Rasa optimistis harus menjadi bagian dalam upaya mewujudkan hal tersebut.
“Harapan kita, tahun 2045 Indonesia menjadi negara emas. Syaratnya, masyarakatnya juga harus emas. Ada tantangan, ada peluang, dan ada solusi yang bisa kita wujudkan,” ujarnya.
Ia kemudian menggembarkan usia PKS seperti usia pemuda yang memiliki banyak potensi dan semangat membawa perubahan ke arah yang lebih baik.
“Kalau pemuda-pemudi usia 23 itu sangat potensial, kekuatan ada di situ. Harapan juga besar karena biasa para pemuda membawa perubahan yang baik bagi negeri ini,” katanya.
Setali tiga uang dia menyinggung berbagai tantangan yang sedang dihadapi bangsa, mulai dari angka kemiskinan, bonus demografi yang berisiko menjadi beban jika tidak dikelola dengan baik, hingga maraknya judi online, pinjaman online ilegal, pornografi, dan korupsi.
Namun hal tersebut bukan berarti membuat menjadi pesimistis dalam mewujudkan cita-cita nasional.
“Masih banyak rakyat kita hidup sangat miskin. Tantangan ada, tapi kita harus optimistis. Rasulullah senang dengan umatnya yang optimis. Bung Karno bahkan sudah mengumandangkan ide Indonesia merdeka 20 tahun sebelum benar-benar merdeka,” tegasnya.
Dalam pandangannya, untuk mencapai visi besar tersebut, bangsa Indonesia harus menyiapkan tiga hal penting: karakter dan akhlak bangsa, SDM yang kompeten, dan kepemimpinan yang kolaboratif.
“Jika kita telusuri dari Pancasila, ada banyak nilai akhlak mulia: iman dan takwa, kejujuran, toleransi, musyawarah semua itu fondasi bangsa,” jelasnya.
Ia menambahkan, “Kita hadirkan pemimpin yang mampu membangun kolaborasi, mewujudkan cita-cita besar, menjadikan negeri ini gemah ripah loh jinawi, sejahtera dan bermartabat.”
Terakhir ia menyampaikan harapannya kepada Presiden Prabowo Subianto agar mampu mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa.
Dalam kesempatan itu, ia mengingatkan bahwa perjuangan tidak bisa hanya mengandalkan wacana.
“Indonesia Emas tidak akan tercapai hanya dengan menunggu. Kita harus menyongsong dan mewujudkannya dengan pertolongan Allah SWT,” pungkasnya.
Sumber: SuaraNasional
Artikel Terkait
Kejagung Pastikan 21.801 Motor Listrik BGN Tetap Digunakan untuk Program Makan Bergizi Gratis Meski Disidik Korupsi
Ana/Trias Bangkit dari Keterpurukan, Lolos ke Final Australian Open 2026
STIEM Bongaya Makassar Juarai NCFS 2026 Usai Taklukkan STIE Indonesia Jakarta 3-2
Polisi Tetapkan Dua Tersangka Penyelundupan Sembilan Warga Uzbekistan ke Australia