Pemberitaan yang menyeret nama Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad dalam dugaan bisnis judi online (judol) di Kamboja dinilai Kongres Advokat Indonesia (KAI) sebagai upaya pembunuhan karakter.
Pemberitaan tersebut termuat dalam artikel berjudul "Pengusaha dan Politikus Pengendali Judi Online di Kamboja" yang diterbitkan Tempo pada Minggu, 6 April 2025.
KAI menilai tudingan itu tidak berdasar dan hanya bertujuan menjatuhkan nama baik tokoh politik yang berpengaruh.
Ketua Umum KAI, Siti Jamaliah Lubis menegaskan, Indonesia memiliki peluang bisnis yang jauh lebih besar dibanding Kamboja, sehingga tidak masuk akal jika Dasco terlibat dalam praktik judi di luar negeri.
"Jadi isu keterlibatan Pak Dasco dalam judi online di Kamboja menurut saya itu isu murahan," kata Siti Jamaliah lewat keterangan tertulis, Selasa, 8 April 2025.
Ia menyebut Dasco sebagai salah satu tokoh penting yang punya peran besar dalam rekonsiliasi nasional. Sehingga wajar kalau ada pihak yang ingin menjatuhkan dengan mencari-cari kesalahan.
Siti Jamaliah juga mengatakan, Dasco yang merupakan Ketua Dewan Pengawas KAI dikenal sebagai orang dekat Presiden Prabowo. Menurutnya, serangan terhadap Dasco bisa jadi bagian dari upaya melemahkan pemerintah.
"Jadi memang ada kelompok yang saya duga mencari-cari kesalahan, yang tujuan akhirnya menyerang pemerintah," ungkap Kak Mia, sapaan akrabnya.
Sementara itu, Sekjen KAI Apolos Djarabonga menilai tudingan tersebut tidak memiliki dasar hukum. Ia menjelaskan bahwa hukum setiap negara berbeda, dan Kamboja memang melegalkan judi.
Ia menegaskan bahwa berdasarkan asas teritorialitas, hukum suatu negara hanya berlaku di wilayahnya. Karena itu, tuduhan terhadap Dasco tidak memiliki kekuatan hukum maupun justifikasi yang jelas.
Sumber: suara
Foto: Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad/RMOL
Artikel Terkait
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar
Parlemen Iran Ancam AS dan Israel Jadi Sasaran Balasan Militer
Gotong Royong TNI dan Warga Percepat Pembangunan Jembatan di Sumatera
Gen Halal Championship 2025: Finalis Non-Muslim Buktikan Halal Jadi Standar Universal