MURIANETWORK.COM - Keberadaan pagar laut di wilayah Desa Kohod, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang belum benar-benar bersih sebagaimana yang pernah diklaim Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), TNI AL.
Padahal, beberapa waktu lalu heboh ratusan personel TNI AL membongkar pagar laut sepanjang 30,16 KM di 16 Desa pada 6 wilayah Kecamatan di Kabupaten Tangerang.
Namun, berdasarkan penelusuran di laut Kohod, Kabupaten Tangerang, barisan pagar bambu masih nampak kokoh berdiri mengitari luas laut wilayah Kohod.
Meski beberapa pagar telah dibersihkan termasuk pagar-pagar yang sempat ditinjau Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dan jajaran bersama Kepapa Desa Kohod Arsin bin Asip pada Jumat (24/1) lalu.
Nelayan Kecewa Berat
Nampak barisan pagar bambu di sebelah Barat pantai Kohod terlihat sangat rapih berbaris dari bibir pantai hingga menjorok ke wilayah laut dengan panjang sekitar 800 meter lebih dan lebar 150 meter lebih.
NS, nelayan setempat mengaku geram dengan upaya akal-akalan yang dilakukan instansi pemerintah yang telah mendeklarasikan area laut Tangerang telah bersih dari pagar laut yang diduga dikerjakan atas perintah Arsin bin Asip.
“Kita kecewa banget sama pernyataan pemerintah yang mengatakan area laut telah clear. Wilayah laut ini kan tempat kami mencari makan, setiap hari kami lintasi, kenyataannya kan jelas-jelas masih berdiri kokoh,” ujar dia.
Jangan Bohongi Rakyat
Dia dan masyarakat nelayan Kohod lain berharap pemerintah agar benar-benar serius bekerja melindungi masyarakat nelayan.
Dia pun meminta agar pemerintah tak terus menerus membodohi rakyatnya sendiri.
Dia ingin pagar laut benar-benar bersih dari laut sebagai tempat pencari nafkah mereka.
“Jadi akhiri pembohongan ini, jangan terus-terus menipu rakyat sendiri. Kami hanya berharap pagar-pagar itu bersih seperti sebelumnya. Karena ini juga mengancam keselamatan nelayan saat melaut. Belum lagi ada patahan-patahan bambu yang juga membahayakan kapal kami,” ujarnya.
Sumber: Merdeka
Artikel Terkait
Kiai Chaerul Saleh Ingatkan Umat: Jangan Lengah, Boikot dan Doa untuk Palestina Harus Terus Bergema
Residivis Motor Dibekuk Usai Beraksi Empat Kali Sehari dan Tembak Warga
Janji Motor Tak Ditepati, Anak Tusuk Ayah hingga Tewas di Bulukumba
Gen Halal Championship 2025 Cetak 45 Finalis, Bukti Gaya Hidup Halal Kian Digandrungi Pelajar