Ibu Cari Rumput di Waduk Tarakan Diserang Buaya, Diselamatkan Polisi

- Selasa, 20 Januari 2026 | 04:45 WIB
Ibu Cari Rumput di Waduk Tarakan Diserang Buaya, Diselamatkan Polisi

Suasana tenang di Waduk Persemaian, Tarakan Barat, mendadak berubah jadi mencekam Senin sore kemarin. Seorang ibu paruh baya yang sedang mencari rumput pakan ternak tiba-tiba diterkam seekor buaya. Untungnya, nyawanya berhasil diselamatkan oleh personel polisi yang kebetulan ada di lokasi.

Menurut keterangan yang dihimpun, kejadian ini berlangsung sekitar pukul tiga lewat seperempat sore. Korban yang aktivitasnya sehari-hari memang mencari pakan untuk sapinya sedang asyik mengambil rumput di tepi waduk. Tiba-tiba saja, dari balik air yang tenang, seekor buaya menyergapnya.

Kasi Humas Polres Tarakan, Iptu Rusli, membenarkan insiden nahas itu.

"Benar, kejadiannya di Waduk Persemaian Kelurahan Karang Harapan sore tadi. Korban sedang mengambil rumput untuk pakan sapi, tiba-tiba diterkam seekor buaya," jelas Rusli.

Nasib baik ternyata menyertai sang ibu. Saat kejadian, sejumlah personel Bagian SDM Polres Tarakan sedang melakukan pembinaan fisik dengan para calon siswa Polri di area yang tak jauh dari sana. Teriakan histeris korban yang meminta tolong langsung menarik perhatian mereka.

"Anggota langsung berlari menuju sumber suara," lanjut Rusli, menggambarkan aksi spontan itu. Dengan sigap, mereka berupaya melepaskan gigitan buaya dari kaki korban. Binatang buas itu ukurannya cukup membuat bulu kuduk berdiri panjangnya kira-kira tiga meter, dengan lebar badan sekitar 40 sentimeter.

Setelah melalui upaya yang pasti menegangkan, korban akhirnya berhasil dibebaskan dari cengkeraman reptil itu. Kondisinya parah, terutama di bagian kaki. Tanpa buang waktu, polisi menggunakan kendaraan dinas mereka untuk membawa ibu tersebut ke Rumah Sakit Umum Kota Tarakan. Evakuasi dilakukan dengan cepat agar korban segera mendapat pertolongan medis.

Kejadian ini kembali mengingatkan warga akan bahaya yang mengintai di sekitar perairan. Meski aktivitas warga di waduk itu sudah biasa, ancaman dari penghuni asli seperti buaya selalu ada. Namun begitu, keberanian dan respons cepat para polisi dalam insiden ini patut diacungi jempol. Nyawa seorang warga pun terselamatkan.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar