Kalimantan Utara resmi dinobatkan sebagai provinsi teraman kedua di Indonesia, hanya kalah dari Bali. Prestasi ini diumumkan Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang saat menghadiri syukuran Hari Bhayangkara ke-80 di Makopol da Kaltara.
Menurut Zainal, capaian itu merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat. "Keberhasilan ini bukan kerja satu pihak, melainkan buah dari sinergi seluruh elemen masyarakat yang ada di Kalimantan Utara," ujarnya.
Gubernur mengajak warga untuk tidak cepat puas dan terus menjaga kondusivitas. "Apa yang telah kita capai hari ini harus kita jadikan motivasi untuk lebih baik lagi ke depannya," kata mantan Wakapolda Kaltara itu.
Stabilitas keamanan dinilai berdampak positif pada perekonomian. Investor, baik domestik maupun asing, cenderung lebih percaya menanamkan modal di daerah yang aman.
Zainal juga menyebut pola komunikasi informal antarforum Forkopimda turut berperan. "Kami sering bertemu, berdiskusi, bahkan ngopi bersama untuk memastikan komunikasi tetap terjalin dan setiap persoalan bisa segera diselesaikan. Kita akan jaga dan rapat kondisi ini," pungkasnya.
Artikel Terkait
Alamtri Minerals Salurkan Pinjaman Rp5,4 Triliun untuk Proyek Smelter Aluminium