PAM JAYA akan melakukan perawatan instalasi pengolahan air (IPA) Hutan Kota yang dikelola PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) mulai Jumat, 17 Juli 2026 hingga Rabu, 22 Juli 2026. Pekerjaan ini bertujuan menjaga keandalan pasokan air bagi masyarakat.
Selama perawatan berlangsung, pasokan air dari IPA Hutan Kota ke jaringan distribusi PAM JAYA akan disesuaikan. Akibatnya, sekitar 55.272 pelanggan di tujuh kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kapuk Muara, Kamal Muara, Kamal, Pegadungan, dan Tegal Alur berpotensi mengalami penurunan tekanan air hingga penghentian sementara aliran.
Direktur Operasional PAM JAYA, Syahrul Hasan, mengatakan perawatan ini merupakan langkah penting untuk menjaga keandalan sistem penyediaan air minum jangka panjang. "Perawatan instalasi merupakan bagian penting untuk memastikan kualitas dan kontinuitas layanan air kepada pelanggan. Kami memahami adanya ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan selama pekerjaan berlangsung. Karena itu, kami mengimbau pelanggan untuk menyiapkan cadangan air secukupnya, sementara PAM JAYA juga telah menyiapkan berbagai langkah antisipasi agar kebutuhan air masyarakat tetap dapat terpenuhi," ujarnya.
Pekerjaan ini merupakan bagian dari komitmen untuk memastikan instalasi pengolahan air tetap beroperasi secara optimal, aman, dan mampu menghasilkan air minum yang memenuhi standar kualitas sesuai Permenkes Nomor 2 Tahun 2023. "Kami memahami adanya potensi gangguan sementara pada pelayanan selama proses pekerjaan berlangsung. Namun, kegiatan ini telah direncanakan dan dikoordinasikan secara matang bersama PAM JAYA dan PT Jakpro Memiontec Air," tambah Syahrul.
Artikel Terkait
PAM Jaya Layangkan Surat Peringatan ke PT Moya Buntut Tiga Pekerja Tewas di Gorong-gorong
Pemprov DKI Pastikan Pasokan Air Bersih Aman saat Puncak Kemarau Agustus 2026
Gubernur Pramono Anung Larang Intervensi ke PAM Jaya, Tegaskan Pemisahan Regulator dan Operator
PAM Jaya Targetkan Akses Air Bersih di Jakarta Tuntas 2029, Butuh Tambahan 2.000 Km Pipa