Maroko Kehilangan Bintang Saibari Jelang Laga Perempat Final Lawan Prancis

- Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00 WIB
Maroko Kehilangan Bintang Saibari Jelang Laga Perempat Final Lawan Prancis

Maroko harus menghadapi Prancis di perempat final Piala Dunia tanpa penyerang andalan mereka, Ismael Saibari. Pelatih Mohamed Ouahbi mengonfirmasi bahwa pemain berusia 23 tahun itu belum pulih dari cedera hamstring yang dialaminya saat melawan Kanada pada babak 16 besar.

“Semua pemain dalam kondisi bugar 100 persen, kecuali Saibari. Pertandingan ini datang terlalu cepat baginya, tetapi saya berharap dia tidak absen di sisa kompetisi,” ujar Ouahbi kepada wartawan menjelang laga di Boston, Kamis.

Saibari baru saja bergabung dengan Bayern Munich dari PSV Eindhoven dengan kontrak lima tahun senilai 50 juta euro. Ia menjadi salah satu pemain paling menonjol di turnamen ini, mencetak gol di setiap pertandingan fase grup dan mengeksekusi penalti kemenangan saat Maroko menumbangkan Belanda di babak 32 besar.

Namun, cedera hamstring memaksanya keluar lebih awal saat Maroko menang 3-0 atas Kanada. Jika timnya melaju lebih jauh, Saibari kemungkinan bisa kembali di semifinal. “Dia belum siap, tetapi saya berharap ini bukan akhir turnamen baginya,” tambah Ouahbi.

Soufiane Rahimi menggantikan Saibari dan mencetak gol ketiga dalam kemenangan atas Kanada. Skuad Singa Atlas kini termotivasi untuk membalas kekalahan 2-0 dari Prancis di semifinal Piala Dunia 2022, yang menjadi pencapaian bersejarah bagi tim Afrika dan dunia Arab.

Ouahbi menepis anggapan bahwa perempat final sudah cukup sukses. “Kami sangat ingin memenangkan pertandingan besok. Saya tidak suka sentimen bahwa kami sudah tampil baik dan hasil lainnya hanya bonus,” tegas pelatih yang menggantikan Walid Regragui pada Maret lalu.

Bintang Maroko, Brahim Diaz, yang merupakan rekan setim Kylian Mbappe di Real Madrid, optimistis timnya bisa bersaing. “Kami telah menunjukkan kemampuan, dan itulah alasan kami berada di sini. Saya memiliki keyakinan penuh terhadap tim ini,” ujarnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags