Babak perempat final Piala Dunia 2026 telah resmi terbentuk. Delapan tim terbaik siap memperebutkan tiket semifinal, dengan sorotan tertuju pada dominasi wakil Eropa yang menguasai enam dari delapan tempat. Mereka adalah Prancis, Spanyol, Belgia, Norwegia, Inggris, dan Swiss.
Dua slot lainnya menjadi milik Argentina, sebagai wakil Amerika Selatan, serta Maroko yang menjadi satu-satunya representasi Afrika. Tidak ada negara Asia maupun tuan rumah yang mampu menembus babak delapan besar.
Di tengah kepungan tim-tim Benua Biru, Argentina dan Maroko menjadi dua negara yang berpeluang mematahkan dominasi tersebut.
Perjalanan menuju delapan besar resmi berakhir setelah Swiss menjadi tim terakhir yang mengamankan tiket perempat final. Kepastian itu diraih usai menaklukkan Kolombia melalui drama adu penalti di Stadion BC Place, Vancouver, Kanada, Rabu (8/7/2026).
Pertandingan berlangsung ketat selama 120 menit tanpa satu gol pun tercipta. Kedua tim sama-sama gagal memanfaatkan peluang sehingga penentuan pemenang harus dilakukan melalui babak adu penalti.
Dalam babak tos-tosan tersebut, Swiss tampil lebih tenang. Dua penendang Kolombia, Davinson Sanchez dan Cucho Hernandez, gagal menjalankan tugasnya, sedangkan dari kubu Swiss hanya Manuel Akanji yang tidak mampu mencetak gol. Granit Xhaka dan rekan-rekannya akhirnya memastikan kemenangan 4-3 sekaligus mengunci tiket terakhir menuju perempat final.
Keberhasilan Swiss melengkapi daftar delapan negara yang masih bertahan di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, Prancis, Spanyol, Belgia, Norwegia, Inggris, Argentina, dan Maroko lebih dulu memastikan langkah ke fase berikutnya.
Argentina vs Swiss
Dominasi enam wakil Eropa membuat peluang Argentina dan Maroko semakin menarik untuk disorot. Kedua negara kini memikul harapan kawasan masing-masing sekaligus berusaha menghentikan laju tim-tim Eropa menuju gelar juara.
Argentina datang dengan status juara bertahan sekaligus salah satu kandidat terkuat di turnamen. Tantangan berikutnya adalah menghadapi Swiss yang tengah berada dalam kepercayaan diri tinggi setelah menyingkirkan Kolombia lewat adu penalti.
Laga tersebut dijadwalkan berlangsung di Stadion Kansas City pada Minggu (12/7/2026) pukul 08.00 WIB atau 09.00 Wita. Pertandingan ini menjadi penutup rangkaian babak perempat final.
Sementara itu, Maroko menghadapi tantangan yang tidak kalah berat. Wakil Afrika tersebut akan membuka babak delapan besar dengan menghadapi Prancis yang berambisi kembali merebut gelar juara dunia.
Duel Bergengsi
Selain pertandingan Argentina melawan Swiss, tiga laga lainnya juga diprediksi menyajikan persaingan sengit.
Prancis lebih dulu menghadapi Maroko pada pertandingan pembuka perempat final. Les Bleus ingin menjaga peluang kembali menjadi kampiun dunia, sedangkan Maroko berusaha melanjutkan kisah impresifnya sebagai satu-satunya wakil Afrika yang masih bertahan.
Laga lain mempertemukan Spanyol kontra Belgia. Kedua tim sama-sama memiliki kualitas menyerang yang mumpuni sehingga duel ini diperkirakan berlangsung terbuka dengan intensitas tinggi.
Sementara itu, Norwegia akan berhadapan dengan Inggris dalam duel sesama wakil Eropa. Kedua tim tampil meyakinkan sejak fase grup hingga babak 16 besar sehingga pertandingan diprediksi berlangsung ketat dengan tempo cepat.
Empat pertandingan tersebut akan menentukan empat negara yang melangkah ke semifinal. Persaingan dipastikan semakin panas karena setiap tim hanya berjarak dua kemenangan dari trofi Piala Dunia 2026.
Jadwal Perempat Final Piala Dunia 2026
Babak perempat final berlangsung mulai Jumat hingga Minggu, 10-12 Juli 2026.
Jumat, 10 Juli 2026
- 03.00 WIB: Prancis vs Maroko
Sabtu, 11 Juli 2026
- 02.00 WIB: Spanyol vs Belgia
Minggu, 12 Juli 2026
- 04.00 WIB: Norwegia vs Inggris
- 08.00 WIB: Argentina vs Swiss
Dengan komposisi enam wakil Eropa serta dua penantang dari luar Benua Biru, babak perempat final dipastikan menghadirkan persaingan yang semakin sulit diprediksi. Argentina dan Maroko kini menjadi harapan terakhir untuk menghentikan dominasi Eropa sekaligus menjaga peluang membawa pulang trofi Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
Francois Letexier Kembali Jadi Sorotan Usai Pimpin Laga Argentina Vs Mesir
Kekalahan Portugal dari Spanyol Picu Gelombang Emosi di Afghanistan: Penggemar Berduka atas Kepergian Ronaldo dari Piala Dunia
Swiss Akhirnya ke Perempat Final Piala Dunia Setelah 72 Tahun Menanti
Di Tengah Puing Gaza, Warga Palestina Nobar Piala Dunia 2026