The Resonanz Children's Choir (TRCC), paduan suara anak Indonesia asuhan konduktor Avip Priatna, pulang dengan tangan penuh dari Hungaria. Dalam ajang 30th Béla Bartók International Choir Competition yang digelar di Debrecen, TRCC berhasil menjadi juara umum, mengungguli sepuluh paduan suara lain dari berbagai negara.
Tak hanya gelar tertinggi, TRCC juga memborong Juara Satu di Kategori Children's Choir dengan nilai 95,5 poin dan Juara Satu Kategori Free Program dengan nilai 98 poin. Avip Priatna secara personal meraih Conductor Prize for Outstanding Interpretation of Contemporary Pieces and Expressive Choral Sounding.
Béla Bartók International Choir Competition merupakan salah satu kompetisi paduan suara paling bergengsi di dunia dan tergabung dalam konsorsium European Grand Prix for Choral Singing (EGP). Ajang ini digelar setiap dua tahun sekali, bergantian dengan kompetisi musik instrumental Zoltán Kodály International Music Competition. Berbeda dari kompetisi paduan suara pada umumnya, Béla Bartók berfokus pada karya-karya acapella kontemporer abad ke-20 dan ke-21. Hal ini menjadi tantangan terbesar bagi Avip selaku konduktor.
"Membawakan repertoar musik kontemporer abad ke-20 dan 21 merupakan tantangan yang sangat besar. Saya sangat bangga melihat kerja keras anak-anak ini," kata Avip. "Mereka tidak hanya berhasil mengatasi tingkat kesulitan musik yang tinggi, tetapi juga mampu menyampaikannya dengan sangat baik di panggung internasional," tambahnya.
Dalam edisi kali ini, hanya 11 paduan suara yang lolos seleksi, termasuk perwakilan dari Amerika Serikat, Puerto Riko, Afrika Selatan, Jerman, Latvia, Turki, dan tuan rumah Hungaria. TRCC menjadi satu-satunya wakil dari Asia Tenggara. Para peserta hanya diperbolehkan membawakan lagu yang diciptakan setelah tahun 1945, kecuali karya Béla Bartók. Aturan ini memaksa TRCC keluar dari kebiasaannya membawakan lagu-lagu tradisional dan daerah Indonesia. Mereka harus menyusun program lagu yang seluruhnya bernuansa modern dan kontemporer.
Meski demikian, 40 anak yang diberangkatkan berhasil menjawab tantangan tersebut. Atas raihan ini, TRCC juga berhak tampil di European Grand Prix for Choral Singing 2027 di Arezzo, Italia. Di sana, mereka akan berhadapan dengan para juara umum dari berbagai kompetisi bergengsi se-Eropa sepanjang 2026.
Duta Besar LBBP Republik Indonesia untuk Hungaria, Penny Dewi Herasati, menyampaikan rasa bangganya. "Setelah menyaksikan kelompok lainnya yang memiliki karakter suara besar dan kuat, saya baru menyadari bahwa teknik yang ditampilkan anak-anak TRCC jauh lebih menantang," kata Penny. "Mereka tidak sekadar menyanyikan lagu, tetapi juga menampilkan penguasaan teknik vokal, dinamika, artikulasi, serta musikalitas yang membutuhkan disiplin tinggi," pungkasnya.