Mereka tetap masuk kelas. Tugas-tugas dikumpulkan sesuai tenggat. Indeks prestasi kumulatif masih terjaga. Tapi di dalam, rasa peduli itu telah lama padam.
Ini bukan soal malas. Ini adalah quiet quitting dan fenomena itu kini telah merambah ke lingkungan kampus.
Ketika kata "cukup" menjadi bentuk perlawanan, mahasiswa mulai memilih untuk tidak lagi memberikan lebih dari apa yang diminta. Mereka tidak keluar. Mereka tidak gagal. Mereka hanya berhenti berpura-pura bahwa sistem yang ada layak diperjuangkan mati-matian.
Istilah quiet quitting awalnya populer di dunia kerja: karyawan yang tidak mengundurkan diri, tetapi juga tidak lagi bekerja melampaui batas tugasnya. Kini, pola yang sama ditemukan di kalangan mahasiswa hampir tanpa ada yang membicarakannya secara terbuka.
Sosiolog Émile Durkheim pernah memperingatkan tentang anomie, kondisi ketika individu kehilangan keterikatan dengan norma sosial karena sistem gagal memberikan makna. Mahasiswa yang melakukan quiet quitting bukanlah mereka yang kehilangan arah. Justru sebaliknya, mereka sadar bahwa tujuan yang dijanjikan sistem gelar, prestasi, IPK tidak selalu berujung pada kehidupan yang lebih baik.
Mereka melihat kakak angkatan yang lulus dengan predikat cumlaude namun masih menganggur. Mereka mengikuti perlombaan, menang, dan tidak ada yang berubah. Pada titik itulah, wajar jika mereka memilih untuk sekadar bertahan.
Mudah untuk menyebut generasi ini lemah atau enggan berjuang. Tapi pertanyaan yang lebih jujur adalah: sistem mana yang sudah cukup berjuang untuk mereka?
Quiet quitting di kalangan mahasiswa bukanlah krisis moral. Ini adalah sinyal bahwa ada sesuatu yang perlu diperbaiki, jauh sebelum mereka duduk di bangku kuliah.
Artikel Terkait
Menyeberangi Jembatan Teluk, Seorang Warga Menemukan Makna Infrastruktur sebagai Simbol Keterhubungan dan Kehadiran Negara
Jumlah Korban Meninggal dalam Latihan Dasar Militer Calon Manajer Koperasi Desa Bertambah Jadi Empat Orang
Mahasiswa Terjebak Pragmatisme, Idealisme Tergerus Imbalan Materi dari Penguasa
ASN Bangkalan Ditemukan Tewas di Mobil Dinas di Bandara Juanda, Keluarga Curiga Ada Pembunuhan