Sebuah kapal kargo kecil menjadi sasaran serangan di Selat Bab el-Mandeb, Laut Merah, pada Selasa (11/8). Insiden ini menewaskan seorang warga negara Indonesia (WNI) dan dua warga negara Pakistan, menurut laporan yang diterima dari sumber resmi.
Serangan tersebut menyebabkan awak kapal kehilangan kendali atas kapal, yang kemudian didekati oleh penjaga pantai Yaman. Hingga saat ini, belum ada pihak yang secara resmi mengklaim bertanggung jawab, namun dugaan kuat mengarah pada kelompok Houthi yang selama ini aktif di kawasan tersebut.
Data dari Badan Operasi Perdagangan Laut Inggris (UKMTO) dan organisasi keamanan maritim Ambrey menunjukkan bahwa kapal terkena proyektil saat berlabuh di timur laut Kepulauan Perim, Yaman. Kelompok Houthi sendiri belum memberikan tanggapan resmi terkait peristiwa ini.
Serangan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Laut Merah, di mana Houthi kerap melakukan blokade untuk mengganggu rantai pasok minyak mentah dari Arab Saudi. Situasi ini diperparah dengan belum meredanya ketegangan di Selat Hormuz, yang menjadi jalur vital pengiriman energi global.
Artikel Terkait
Yaman Tutup Pelabuhan Mokha Usai Dihantam 25 Rudal Houthi
Kapal Berisi 3 WNI Diserang Drone di Yaman, Satu Dikabarkan Meninggal
Pakistan Kecam Serangan Houthi yang Tewaskan Tiga Warga Negaranya di Laut Merah
Enam Tewas dalam Serangan Houthi di Selat Bab al-Mandeb, Satu WNI Jadi Korban