Bone Berpeluang Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Catur Tingkat Sulsel

- Selasa, 21 April 2026 | 11:00 WIB
Bone Berpeluang Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Catur Tingkat Sulsel

Bone, Sulawesi Selatan Kabupaten Bone mulai mencuri perhatian. Daerah ini berpeluang ditunjuk sebagai tuan rumah kejuaraan catur tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, sebuah wacana yang kini mengemuka.

Peluang itu muncul nyata setelah pengurus Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Bone resmi dilantik. Pimpinan baru ini diharapkan tak cuma menggerakkan pembinaan atlet, tapi juga mampu menghadirkan event-event bergengsi di daerah.

Ketua Percasi Sulsel, Hamzah Hamid, secara terbuka menyebut Bone punya peluang besar. Menurutnya, kejuaraan tingkat provinsi nantinya bisa jadi ajang seleksi dan pematangan atlet. Tujuannya jelas: menyiapkan mereka untuk Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) hingga level nasional.

Di sisi lain, Ketua Percasi Bone yang baru, Syam Nur, menyambut baik rencana ini. Bagi dia, kepercayaan sebagai tuan rumah bukan sekadar urusan logistik kompetisi. Ini adalah momentum untuk membangkitkan kembali gairah olahraga catur di wilayahnya.

“Ini peluang besar bagi Bone,” ujar Syam Nur, Selasa (21/4/2026).

“Selain meningkatkan kualitas atlet, juga akan memperkenalkan daerah kita sebagai salah satu pusat pengembangan catur di Sulawesi Selatan.”

Dampaknya pun diprediksi bakal meluas. Tak cuma di sektor olahraga, rencana kejuaraan ini diperkirakan memberi efek ekonomi yang nyata. Bayangkan saja, kedatangan peserta dan official dari berbagai daerah pasti akan menggerakkan sektor lain. Mulai dari perhotelan, kuliner, hingga pelaku UMKM lokal diharapkan ikut merasakan manfaatnya.

“Kalau Bone dipercaya menjadi tuan rumah, tentu akan banyak tamu dari luar daerah,” tambah Syam Nur.

“Ini peluang besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.”

Ia juga menegaskan kesiapan penuh untuk memajukan catur di Bone. Fokusnya akan diarahkan pada pembinaan atlet-atlet lokal, agar mereka mampu bersaing di Porprov bahkan kejuaraan nasional.

“Dimanapun cabornya, kalau niatnya baik, hasilnya juga akan baik,” tegasnya.

“Kami ingin melahirkan atlet catur Bone yang bisa tampil dan berprestasi di level provinsi maupun nasional.”

Untuk mewujudkan semua itu, struktur organisasi harus diperkuat. Percasi Bone menargetkan pembentukan kepengurusan hingga ke tingkat kecamatan. Dukungan para camat sangat diharapkan. Dengan begitu, pembentukan ranting-ranting Percasi bisa dipercepat dan pembinaan atlet bisa dilakukan secara lebih merata ke seluruh penjuru daerah.

Jalan menuju tuan rumah memang masih panjang. Namun, dengan kemauan dan struktur yang mulai dibenahi, harapan itu bukan lagi sekadar wacana.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar