"Kalau ilmunya murni dan kuat, saudara-saudara dari mana-mana akan datang. Sudah terbukti. Mereka belajar, dan kadang jadi hebat-hebat," lanjut Presiden.
Ia meyakini, menjaga mutu dan esensi dari pencak silat itu sendiri jauh lebih penting daripada sekadar mengejar gelanggang Olimpiade.
Bukan Sekadar Dukungan Formal
Lebih dari sekadar komitmen politik, Prabowo menegaskan ikatannya dengan pencak silat adalah komitmen seumur hidup. Sebuah pengabdian yang tak lekang oleh jabatan atau waktu.
"Saya siap terus mendukung. Dengan jabatan atau tanpa jabatan, seorang pendekar tetaplah pendekar sampai nafasnya yang terakhir," tandasnya tegas.
Pernyataan itu sekaligus menegaskan, upaya memajukan pencak silat bukanlah proyek sesaat, melainkan bagian dari jalan panjang yang akan terus ia tempuh.
Artikel Terkait
Ahli IPB: Limbah Cair Sawit Bisa Kurangi Ketergantungan Impor Pupuk
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI, Fokus pada Tugas Kebangsaan
Bupati Tulungagung Ditahan KPK, Modus Pemerasan Kembali Mencuat
Perundingan AS-Iran di Islamabad Berakhir Tanpa Kesepakatan