SURABAYA Jalan Warugunung yang biasanya ramai, pagi itu masih lengang. Tapi justru dalam kesepian itulah, sebuah tragedi terjadi Jumat (3/4/2026) lalu. Sebuah truk menghantam sebuah motor dengan keras. Pengendara motor itu tewas seketika di tempat kejadian.
Menurut Iptu Priono, Kanit Laka Satlantas Polrestabes Surabaya, kecelakaan ini terjadi di saat jalanan masih sepi. Kondisi itu mungkin justru membuat pengemudi lengah.
“Diduga sopir truk tidak memiliki ruang gerak yang cukup hingga masuk ke lajur lawan,”
jelasnya pada Sabtu (4/4/2026).
Kronologinya dimulai dari truk bernopol L 9576 UG. Dikemudikan oleh Mohamad Bilal (54) asal Nganjuk, kendaraan besar itu melaju dari barat menuju timur. Saat mencoba menyalip, truk itu mengambil jalur kanan. Namun, manuvernya diduga terlalu melebar, hingga seluruh bodinya menerobos masuk ke jalur yang berlawanan arah.
Nah, di saat yang bersamaan itulah malapetaka datang. Dari arah timur, sebuah motor Honda Beat bernopol W 4373 OY melaju menghampiri. Jarak sudah terlalu dekat. Tabrakan keras pun tak terelakkan. Suaranya memecah kesunyian pagi.
Artikel Terkait
Pemkab Bone Gandeng Askrindo Perkuat Perlindungan dan Pembiayaan UMKM
BMKG Catat 544 Gempa Susulan Pasca Gempa M7,6 di Bitung, Tren Mulai Mereda
Al-Nassr Hajar Al Najma 5-2, Ronaldo dan Mane Cetak Gol
Gunung Semeru Erupsi, Kolom Abu Capai 1.000 Meter