"Ini merupakan pekan yang sulit bagi para penjaga perdamaian yang bertugas di sekitar bagian tengah wilayah operasi UNIFIL. Kami menyampaikan harapan terbaik kami agar seluruh korban luka dapat pulih sepenuhnya dan secepatnya," ujarnya.
Tak lupa, UNIFIL mengingatkan semua pihak di lapangan untuk menjaga keselamatan para penjaga perdamaian. Mereka harus dihindarkan dari aktivitas tempur yang bisa membahayakan nyawa.
Dari Jakarta, konfirmasi akhirnya datang. Siska Widyawati, National Information Officer UNIC Indonesia, membenarkan kabar tersebut. Prajurit yang terluka itu adalah anak bangsa.
"Ya, penjaga perdamaian berkebangsaan Indonesia," ucap Siska.
Ketiga prajurit itu langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat perawatan intensif. Semua pihak kini menunggu perkembangan kondisi mereka, sambil berharap yang terbaik.
Artikel Terkait
Harga Emas di Pegadaian Masih Stabil, Galeri24 dan UBS Bertahan di Rp 2,87 Juta per Gram
Pemkab Bone Gandeng Askrindo Perkuat Perlindungan dan Pembiayaan UMKM
BMKG Catat 544 Gempa Susulan Pasca Gempa M7,6 di Bitung, Tren Mulai Mereda
Al-Nassr Hajar Al Najma 5-2, Ronaldo dan Mane Cetak Gol