Ini adalah momen bersejarah. Bukan sekadar kemenangan, tapi penutup sebuah penantian panjang selama empat puluh tahun. Terakhir kali Irak main di Piala Dunia adalah pada 1986 – kebetulan, juga di Meksiko. Jadi, bisa dibilang negeri itu kembali ke "rumah" dimana mimpi besar mereka dulu dimulai.
Dengan lolosnya Irak, perwakilan Asia di Piala Dunia 2026 bertambah menjadi sembilan negara. Mereka akan tergabung di Grup I, sebuah grup yang bakal sangat berat. Di sana, Irak akan berhadapan dengan juara dunia Prancis, Senegal yang tangguh, dan Norwegia yang punya banyak bintang muda. Tantangan yang luar biasa, tapi setidaknya mereka sudah sampai di sana.
Di sisi lain, kekalahan ini terasa pahit bagi Bolivia. Mimpi "La Verde" untuk kembali ke Piala Dunia setelah tiga dekade lebih, pupus lagi. Catatan terakhir mereka masih di tahun 1994. Kini, penantian itu harus diteruskan lagi, sementara Irak sudah merayakan kebahagiaan mereka di Monterrey.
Artikel Terkait
Siswa SMAN 9 Makassar Waspadai Bahaya Manipulasi dalam Child Grooming
Granat Aktif Ditemukan di Tong Sampah Kantor BPN Makassar
KPK Dalami Pembelian Rumah Tersangka Bupati Bekasi Nonaktif
Italia Gagal ke Piala Dunia 2026 Usai Ditaklukkan Bosnia Lewat Adu Penalti