ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Penyeberangan ke Siwa-Kolaka Sampai 10 April 2026

- Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB
ASDP Tunda Pengalihan Lintasan Penyeberangan ke Siwa-Kolaka Sampai 10 April 2026

Nah, yang menarik, ASDP juga memikirkan nasib ekonomi warga sekitar. Mereka berencana memanfaatkan area pelabuhan Bajoe yang tak terpakai untuk UMKM. Lahan itu nantinya bisa dipakai melayani pengunjung Pantai Bajoe, yang jumlahnya bisa mencapai 6 ribu orang per bulan.

Tak cuma itu, zona di luar konstruksi juga akan dioptimalkan. Masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan, entah itu olahraga, car free day, atau sekadar acara sosial lainnya.

Soal tiket, nantinya layanan penyeberangan di lintasan Siwa–Kolaka akan dikelola online lewat Ferizy. Platform ini diharapkan bisa mempermudah calon penumpang. Sementara untuk urusan retribusi daerah dan pungutan lain, tetap jadi wewenang Pemda melalui Dinas Perhubungan setempat.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, menegaskan transformasi layanan ke arah digital ini penting.

Selain karena arus balik, penundaan ini ternyata juga dipengaruhi hal teknis. Fasilitas di Pelabuhan Siwa masih perlu disempurnakan. Ditambah lagi, ada keterlambatan pengiriman material untuk pembangunan movable bridge atau jembatan bergeraknya.

ASDP memastikan, selama masa penundaan, operasional di Bajoe–Kolaka akan tetap berjalan seperti biasa. Mereka juga mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan lebih awal dan memanfaatkan tiket online agar terhindar dari antrean panjang.

Ke depan, koordinasi dengan semua pemangku kepentingan akan terus diperkuat. Tujuannya satu: memastikan proses pengalihan berjalan mulus, efektif, dan akhirnya memberi manfaat optimal buat masyarakat dan konektivitas antarwilayah.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar