Bagi Veda, ini momentum penting. Di dua seri sebelumnya, performanya ciamik. Di Thailand, ia finis kelima. Lalu di Brasil, ia bahkan naik podium ketiga. Sekarang, di Austin yang sulit ini, tantangannya jauh lebih berat. Tapi lolos langsung ke Q2 sudah jadi modal berharga.
Kalau dilihat dari catatan waktunya, ada cerita menarik. Di Free Practice, waktu terbaik Veda 02:15.953, tertinggal 1,7 detik dari pemuncak. Tapi di Practice, ia memangkasnya jadi 02:14.484. Selisihnya kini cuma 0,7 detik. Itu jarak yang cukup dekat untuk diperebutkan di kualifikasi.
Ini sudah jadi kali ketiga beruntun Veda menembus Q2 secara langsung. Pola yang mirip terlihat: di Thailand, ia practice-nya kedelapan, lalu kualifikasi kelima. Hasil akhir? Posisi lima. Di Brasil, ia bahkan sempat puncaki practice di hari pertama, akhirnya meraih podium. Jadi, ada harapan progres serupa di Amerika.
Sesi Kualifikasi Q2 sendiri digelar Minggu (29/3/2026) dini hari WIB. Balapan utamanya, atau race, baru akan berlangsung Senin (30/3/2026) tengah malam, tepat pukul 00.00 WIB. Semua mata kini tertuju pada usaha Veda untuk mencetak posisi start terbaik, minimal masuk di tiga baris terdepan grid.
Artikel Terkait
Spanyol Hancurkan Serbia 3-0 dalam Uji Coba, Oyarzabal Cetak Brace
Harga Emas Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Tembus Rp2,8 Jutaan per Gram
Longsor Rusak Parah Jalan di Barru, Warga dan Akademisi Desak Perbaikan Segera
Vinicius dan Camavinga Santai Berbincang Usai Prancis Kalahkan Brasil