Kementan dan Jabar Antisipasi Kemarau Panjang 2026 untuk Jaga Produksi Padi

- Jumat, 27 Maret 2026 | 14:00 WIB
Kementan dan Jabar Antisipasi Kemarau Panjang 2026 untuk Jaga Produksi Padi

Musim kemarau 2026 diprediksi bakal lebih panjang dan terik. Menyikapi hal itu, Kementerian Pertanian bersama Pemprov Jawa Barat sudah mulai bergerak. Fokusnya jelas: memastikan pasokan air dan benih tetap aman agar produksi padi tak terganggu.

Sebagai lumbung pangan nasional, Jawa Barat punya tanggung jawab besar. Luas sawahnya mencapai sekitar 900.772 hektare. Kalau produksi di sini terganggu, bisa berimbas ke mana-mana. Makanya, antisipasi sejak dini ini penting banget.

Menurut BRIN, wilayah barat dan selatan Indonesia, termasuk Jabar, akan merasakan dampak terparah. Kemaraunya diperkirakan berlangsung dari April hingga Oktober nanti. Nah, menghadapi ancaman ini, sejumlah langkah konkret sudah disiapkan.

“Air adalah faktor kunci. Karena itu, penguatan irigasi, pompanisasi, dan dukungan benih harus berjalan bersamaan agar petani tetap bisa berproduksi secara optimal,” tegas Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dalam beberapa kesempatan.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar