Dampaknya cukup signifikan. Plafon masjid jebol, papan-papan berantakan, tembok pun retak di beberapa titik. Untungnya, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan. Hanya ketakutan dan kerusakan material.
Di sisi lain, kepolisian masih sangat berhati-hati menyimpulkan apa yang sebenarnya terjadi. Kasat Reskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma, menyatakan penyelidikan masih berlangsung intensif.
"Kita masih melakukan penyelidikan dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak mendekat ke posisi ledakan. Kita akan melakukan sterilisasi," tegas AKP Angga.
Tim Gegana masih berkutat di lokasi. Mereka memeriksa setiap sudut, mencoba mengumpulkan bukti. Pertanyaan besar masih menggantung: apakah ini ledakan dari bahan peledak, ataukah ada penyebab lain? Hingga berita ini diturunkan, jawabannya masih dicari.
Malam itu meninggalkan trauma. Dan sebuah tanda tanya besar bagi warga sekitar.
Artikel Terkait
TASPEN Gelar Mudik Gratis untuk 1.400 Pemudik dengan Asuransi Rp20 Juta
Pemkot Makassar Izinkan Takbiran di Lingkungan, Larang Konvoi dan Petasan
Lebaran 2026: Kekuatan Ucapan Tulus Jembatani Jarak dan Pererat Silaturahmi
Ledakan Tabung Gas di KM Citra Anugrah Tewaskan Dua Awak di Pelabuhan Selayar