Namun begitu, JK juga mengingatkan agar kasus ini dilihat dengan kepala dingin. Bisa saja motifnya kompleks, bukan sekadar intimidasi terstruktur. Ia meminta aparat untuk bergerak cepat mencari tahu kebenarannya.
"Jadi perlu kita lihat seperti itu, siapa yang dirugikan, yang mungkin nak begitu. Ada juga, kita tahu ada anak-anak SMA yang hobinya hanya sekadar usil, iseng, untuk mengirim begitu. Kita tidak tahu ini. Jadi tinggal polisi yang harus aktif untuk melihat itu," tegasnya.
Peristiwa ini terjadi usai Andrie Yunus menggelar rekaman podcast di kantor YLBHI. Temanya tentang “Remiliterisme dan Judicial Review di Indonesia”. Saat meninggalkan lokasi, dua orang tak dikenal menyambarnya dan menyiramkan air keras.
Akibatnya parah. Andrie mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh; tangan kanan dan kirinya, wajah, dada, serta area sekitar mata yang sangat riskan. Dari pemeriksaan medis, korban mengalami luka bakar yang mencakup sekitar 24 persen dari tubuhnya. Kondisinya cukup serius.
Artikel Terkait
Ratusan Pemudik Menginap di Pelabuhan Samarinda Demi Tak Ketinggalan Kapal
Real Madrid Hajar Elche 4-1, Kokoh di Puncak Klasemen La Liga
Gempa Magnitudo 4.1 Guncang Sukabumi Dini Hari
Tabrakan Truk di Bondowoso Tewaskan Suami Istri, Anak Balita Selamat