IMSAK 04:09
SUBUH 04:19
MAGRIB 17:47
Bicara soal niat puasa Ramadhan, rupanya para ulama punya pandangan yang agak berbeda. Kalangan Asy-Syafi'iyah menempatkan niat sebagai rukun puasa. Sementara ulama dari mazhab Hanafi, Maliki, dan Hanbali menganggapnya sebagai syarat. Perbedaan teknis saja, intinya sama-sama penting.
Yang perlu diingat, niat itu tempatnya di hati. Melafalkan dengan lisan itu bagus, tapi yang paling menentukan adalah apa yang terbesit dalam kalbu. Jadi, meski cuma diucapkan dalam hati, selama itu tulus, sudah sah.
Ini lafaz niat puasa Ramadhan yang biasa dibaca:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانِ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
"Nawaitu shouma ghodin 'an adaain fardhi syahri romadhoona haadzihissanati lillahi ta'aala."
Artinya, “Saya niat mengerjakan ibadah puasa untuk menunaikan kewajiban bulan Ramadhan pada tahun ini, karena Allah SWT.”
Artikel Terkait
Panglima TNI Lakukan Rotasi Besar-besaran, Pangdam Jaya Naik Pangkat
Rekomendasi Wisata Kebun Binatang Keluarga di Makassar Saat Libur Lebaran 2026
Resep Nastar Lembut dan Tips Penyimpanan untuk Sajian Lebaran
BMKG Prakirakan Hujan Sepanjang Hari di Makassar dan Sebagian Besar Sulsel