Mahfud MD Bantah Pernyataan Palsu Soal Kasus Yaqut yang Disebar Media

- Rabu, 11 Maret 2026 | 15:00 WIB
Mahfud MD Bantah Pernyataan Palsu Soal Kasus Yaqut yang Disebar Media

Dia sepakat untuk menerima tamu itu sekitar pukul sepuluh pagi. Tapi begitu mereka datang, Mahfud justru kaget. Yang datang bukan sekadar bersilaturahmi. Mereka membawa kamera dan langsung berniat mewawancarainya tentang Gus Yaqut.

"Ternyata yang datang bukan orang Ansor. Dia sudah membawa kamera, lalu katanya mau wawancara tentang Gus Yaqut. Nah, saya bilang, saya tidak mau, lho, bicara soal Gus Yaqut karena keterangan saya sudah jelas. Tapi, kalau Anda mau diskusi, ayo lah," kenangnya.

Diskusi pun berjalan, meski Mahfud merasa ada yang janggal. Pembicaraannya terkesan memihak. Karena mereka sudah datang jauh-jauh, Mahfud akhirnya menawarkan wawancara dengan topik lain yang lebih proporsional. Misalnya, soal wewenang pimpinan KPK dalam menetapkan status tersangka.

Rupanya, rekaman obrolan itulah yang kemudian dipetik-petik dan disusun menjadi rilis yang menyesatkan.

"Iya, saya tidak bersedia diwawancara, tapi saya ngobrol saja sebagai tamu. Tapi, ketika akan pulang, kalau Anda sudah terlanjur datang, mari saya wawancara yang lain. Tampaknya yang wawancara itu hampir semuanya tidak ada yang dimuat. Ini mengambil dari... yang sudah saya katakan dulu, tapi dipetik-petik sesuatu yang memang seakan-akan ingin menyalahkan KPK dan seterusnya," pungkas Mahfud.

Editor: Agus Setiawan


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar