KPPU Sidak Pasar Terong Makassar, Pantau Harga Jelang Lebaran 2026

- Senin, 09 Maret 2026 | 14:00 WIB
KPPU Sidak Pasar Terong Makassar, Pantau Harga Jelang Lebaran 2026

Makassar – Senin pagi (9/3) lalu, suasana Pasar Terong di Makassar sedikit berbeda. Tim gabungan dari KPPU Makassar tiba-tiba muncul untuk melakukan inspeksi mendadak. Sidak ini menyasar harga berbagai bahan pokok yang beredar di pasar tradisional.

Rupanya, agenda ini sengaja digelar menjelang Idulfitri 2026. Tujuannya jelas: memastikan stabilitas harga pangan sekaligus mengawasi kemungkinan aksi penimbunan oleh distributor.

Dipimpin langsung oleh Plt. Kepala Kanwil VI KPPU Makassar, Hasiholan Pasaribu, rombongan itu juga diisi oleh Wakil Pemimpin Kantor Wilayah Bulog Sulselbar Karmila Hasmin Marunta, perwakilan Bank Indonesia, serta sejumlah pihak terkait lainnya. Kerja sama lintas lembaga ini menunjukkan keseriusan mereka.

“Sidak ini kami lakukan mendekati pra Idulfitri,” kata Pasaribu usai berkeliling.

“Jadi memang sidak ini kita tujukan untuk menjaga kestabilitan komoditi pangan. Jadi meskipun minggu lalu sebenarnya sudah dilakukan sidak oleh teman-teman OPD Pemprov Sulsel, kami tetap turun.”

Kenaikan Harga Masih Terkendali

Menurut Pasaribu, pengawasan berlapis tetap diperlukan. Jangan sampai harga melonjak tak terkendali. “Makanya kami didampingi teman-teman dari Bank Indonesia maupun dari Bulog,” ujarnya.

Dari pantauan di lapangan, memang ada kenaikan pada beberapa komoditas. Kabar baiknya, kenaikannya masih tipis, sekitar 1-2 persen saja. “Kenaikan mungkin cuma paling tinggi ya Rp5.000 hingga Rp10.000,” ungkap Pasaribu.

Komoditas yang naik antara lain daging ayam, cabai yang diduga karena faktor cuaca dan telur. Naiknya harga telur ini rupanya punya kaitan dengan program pemerintah.

Efek Program Makan Bergizi Gratis

Pasaribu menyebut, permintaan telur yang meningkat turut dipicu oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG). Meski begitu, pasokan dikatakan masih aman.

“Informasi yang kami terima dari pedagang tadi itu sedikit mempengaruhi permintaan gitu. Tapi selama ini pasokan tetap aman,” tegasnya.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar