Laga ganda putra Indonesia di All England kemarin berakhir dengan kekecewaan. Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, yang diandalkan banyak pihak, harus angkat koper lebih awal. Mereka tersingkir di babak 16 besar setelah bertarung tiga gim sengit melawan Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin.
Padahal, awal pertandingan terlihat sangat cerah. Fajar dan Fikri langsung menancapkan dominasi. Serangan mereka tajam, pergerakan kompak, dan benar-benar mengunci lawan. Gim pertama berakhir dengan skor telak, 21-8 untuk keunggulan Indonesia. Semua berjalan sesuai rencana.
Tapi olahraga, terutama di level tertinggi, seringkali tak bisa ditebak. Momentum yang tadi ada, tiba-tiba buyar di gim kedua. Raymond dan Joaquin bangkit. Mereka bermain lebih agresif, pertahanan jadi rapat, dan berhasil membalikkan keadaan. Gim kedua jatuh ke tangan mereka 21-14, dan suasana pun berubah.
Gim penentuan berlangsung alot. Kedua pasangan saling sikut, reli-reli panjang menghibur penonton yang hadir. Sayangnya, di momen-momen krusial, pasangan Indonesia terlihat kurang beruntung. Beberapa pukulan tipis keluar, sementara lawan tampil lebih dingin dan efektif.
Artikel Terkait
Remaja di Gowa Tembus Mata Peluru Jelly, Polisi Kejar Pelaku
Rem Blong Truk Kontainer Diduga Picu Kecelakaan Beruntun di Tol Cipularang, 2 Tewas
Anak Tinggalkan Adik Bayi di Gerobak Nasi Uduk, Surat Tulisan Tangan Ungkap Alasan
Syahganda Nainggolan: Hanya Soekarno dan Prabowo yang Punya Ideologi Kuat