BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar

- Senin, 02 Maret 2026 | 16:00 WIB
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar

Tapi Tiyo bersikukuh, itu bukan penghinaan. “Sapi kan simbol pemberi nutrisi, lewat susu dan daging. Hewan tidak lebih rendah dari manusia. Kami cuma mengingatkan,” jelasnya. Menurutnya, Presiden punya misi serupa: memberi nutrisi. Namun, peran presiden tak boleh berhenti di situ.

Setelah ramai dibahas Agustus tahun lalu, tuntutan mereka seolah menguap. Ada 17 8 poin yang konon diterima pimpinan DPR, tapi hingga kini tak ada kejelasan. Tiyo menilai ada kemacetan serius dalam struktur kelembagaan.

Eksekutif, legislatif, yudikatif mereka tidak bekerja saling melengkapi. Malah terkesan hanya mendukung kepentingan sendiri. Kebuntuan inilah yang mendorong BEM UGM membawa isu MBG ke tingkat dunia, sebagai isu pelanggaran konstitusi.

Baginya, ini sudah darurat. Pemerintah dinilainya bisu, buta, dan tuli.

Editor: Novita Rachma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar