“Tolong sampaikan pesan Pak Syukron, tolong jangan mundur. Karena ini suatu kesempatan, cuma periode inilah kesempatannya. Sekarang itu, to be or not to be,”
pesannya lagi. Intinya, sekarang atau tidak sama sekali.
Di sisi lain, dia memastikan adanya dukungan moral. Ulama dan habaib, katanya, siap berdiri di belakang Presiden.
“InsyaAllah, saya seperti forum ulama dan habaib itu, berdiri di belakang Pak Prabowo. Cuman jangan mundur, cari yang seperti Pak Prabowo itu susah. Nyalinya gede, kemauannya besar,”
dukungnya.
Pesan penutupnya sederhana namun penuh keyakinan. Sebuah dorongan untuk terus maju meski jalan terjal.
“Pak, jangan putus asa bertabrakan dengan gunung karang. Pasti rakyat membela Pak Prabowo.”
Artikel Terkait
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung Kenang Sosok Teguh Penjaga Pancasila
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar