Di tengah maraknya praktik korupsi di Indonesia, suara dari kalangan pesantren ikut angkat bicara. KH. Syukron Makmun, pimpinan Pondok Pesantren Daarul Rahman yang kerap dijuluki Singa Podium, menyoroti perlawanan keras yang dihadapi Presiden Prabowo Subianto saat serius ingin memberantasnya. Menurutnya, hal itu wajar terjadi.
“Saya punya keyakinan, bahwa Prabowo itu benar-benar mau memperbaiki Indonesia. Indonesianya sudah terlalu hancur,”
Pesan itu disampaikan Syukron dalam sebuah obrolan dengan tokoh muslim dan pengusaha, Mohammad Jusuf Hamka atau Babah Alun. Percakapan mereka terekam dan beredar di media sosial.
Dia menggambarkan upaya pemberantasan korupsi itu seperti menabrak gunung karang. Kekuatannya besar dan keras. Setiap kali ada langkah maju, selalu saja terbentur. Contohnya, saat ada upaya mengungkap dugaan korupsi di Pertamina. Atau ketika pemerintah berusaha menumpas judi online. Tantangannya luar biasa.
Namun begitu, tantangan sebesar apapun tak boleh membuat patah semangat. Kiai Syukron menegaskan, jika Prabowo mundur, dampaknya akan fatal.
“Kalau Prabowo mundur, maka Indonesia akan hancur,”
katanya dengan tegas.
Momentum saat ini, di mata sang kiai, adalah kesempatan emas yang tak boleh disia-siakan. Sebuah momentum bersejarah untuk membenahi negeri.
Artikel Terkait
Wapres Keenam RI Try Sutrisno Wafat, Pramono Anung Kenang Sosok Teguh Penjaga Pancasila
Minibus Tercebur ke Irigasi di Lampung Timur, 4 Korban Dilarikan ke RS
Jadwal Imsak dan Buka Puasa Makassar 2-3 Maret 2026
BEM UGM Sebut Kemarahan ke Prabowo Akumulasi Kritik yang Tak Didengar