Q2: Panggung Eksklusif Aprilia
Kalau Q1 penuh kejutan, Q2 justru jadi panggung eksklusif untuk Aprilia RS-GP26. Bezzecchi langsung menancapkan dominasi sejak flying lap pertama, dengan catatan waktu di kisaran 1 menit 28 detik.
Lima menit menjelang akhir, dia terjatuh di Tikungan 12 karena kehilangan grip. Tapi, waktu terbaiknya itu sudah tak terbantahkan. Tak ada yang bisa mengejar.
Tekanan terdekat datang dari Marc Marquez. Selisihnya tipis sekali, cuma 0.035 detik. Tapi selisih kecil itu bertahan hingga bendera dikibarkan. Marquez terpaksa puas di posisi kedua.
Sepuluh Besar dan Pertanda Duel Panas
Bagaimana dengan barisan tengah? Pedro Acosta dari Red Bull KTM sempat membayangi barisan depan, tapi akhirnya harus puas di posisi keenam. Bukan hasil yang buruk, tapi jelas dia menginginkan lebih.
Ai Ogura, Franco Morbidelli, dan Joan Mir dengan Honda HRC Castrol-nya berhasil meramaikan sepuluh besar. Komposisi ini menarik.
Dominasi Aprilia hari ini benar-benar memberi sinyal kuat. Musim 2026 ini berpotensi jadi ajang duel panas antara mereka dan Ducati yang sedang terpojok. Dengan formasi start seperti ini, jangan harap balapan besok di Buriram berjalan kalem. Agresi dipastikan terjadi sejak lampu merah padam.
Artikel Terkait
Kejagung Ajukan Banding atas Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Pertamina
KPK Geledah Rumah Kadis PUTR Pati, Cari Bukti Kasus Bupati Nonaktif
Kapolresta Sleman Didemosi Usai Sidang Disiplin Internal
Sarifah Suraidah, Istri Gubernur Kaltim, Catat Kekayaan Rp166,5 Miliar di LHKPN