Lalu, bagaimana kalau abunya mulai bertebaran? PVMBG menyarankan agar warga segera mengenakan masker dan kacamata pelindung. Langkah sederhana ini bisa jadi penyelamat pernapasan dan mata dari partikel vulkanik yang tajam.
Di sisi lain, ada imbauan penting lain yang disampaikan. PVMBG meminta semua pihak menjaga situasi agar tetap kondusif.
“Seluruh pihak agar menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan narasi bohong (hoax), dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya,” tegas mereka.
“Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah.”
Sampai berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi soal kerusakan atau korban akibat erupsi pagi tadi. Tim pemantau terus bekerja, mengawasi setiap gerak-gerik Gunung Ibu.
Intinya, masyarakat diminta untuk tenang tapi tetap siaga. Gunung api memang tak bisa ditebak. Informasi lebih lanjut nanti akan diperbarui sesuai perkembangan dari pos pengamatan. Kita tunggu saja kabar selanjutnya.
Artikel Terkait
Kemenag Tegaskan Distribusi Zakat Harus Berbasis Data Sosial Nasional
Bupati Bone Perintahkan Pembentukan Kios Pangan di Setiap Kecamatan Jelang Ramadan
Kemensos Setujui Pembangunan Sekolah Rakyat di Luwu Timur
Siswi SMP Ditemukan Tewas Tanpa Busana di Kali Terpencil Sikka